Bupati Klaten Hamenang Raih JBBA 2026, Ungkap Strategi Pangan-Wisata
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards 2026 sebagai “Kepala Daerah Inovator Pembangunan dan Ketahanan
launching deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan urine di Balai Laboratorium dan Kalibrasi Kesehatan (BLKK) DIY, Kamis (7/9/23) siang./ Istimewa
JOGJA—PT. Biofarma meluncurkan alat deteksi dini kanker leher rahim (serviks) dengan metode yang mudah dan nyaman melalui sampel urine di Balai Laboratorium dan Kalibrasi Kesehatan (BLKK) DIY, Kamis (7/9/23) siang.
Diketahui metode yang seringkali dilakukan saat ini menggunakan IVA test dan PAP smear yang menunjukkan 3 persen dari seluruh wanita usia subur.
Capaian rendah ini dipengaruhi beberapa faktor antara lain merasa malu dan tidak nyaman dengan pemeriksaan organ kewanitaan secara sentuh. Berdasarkan permasalahan tersebut, PT Biofarma meluncurkan alat untuk melihat DNA HPV melalui sampel urine.
Direktur Pemasaran PT Biofarma, Kamelia Faisal mengatakan dengan metode ini, CerviScan memperbesar peluang sembuh bagi para penyintas kanker serviks.
“Deteksi ini dilakukan secara mudah dan nyaman. Metode ini diklaim memiliki akurasi yang tinggi, lebih dari 90 persen. Metodenya mudah, seperti pemeriksaan kehamilan dengan tes urine. Dalam waktu kurang dari dua hari hasilnya sudah keluar,” ujarnya.
BACA JUGA: Kanker Serviks Penyebab Kematian Tertinggi Ketiga Wanita Indonesia, Cegah dengan HPV
Jika hasilnya positif, jangan beranggapan bahwa ini pasti kanker. Karena akan ada tindak lanjut yang levelnya lebih tinggi lagi.“Seandainya negatif, dipastikan terbebas dari indikasi dan paparan kanker leher rahim, selanjutnya bisa melakukan vaksin,” jelasnya.
Dia juga menyebutkan bahwa pemeriksaan tersebut sudah bisa ditemukan di beberapa Laboratorium dan klinik DIY. Antara lain, Hi-Lab, Cito-Lab, dan BLKK.
Sebagai upaya penguatan program deteksi dini kanker leher rahim, Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembanjun Setyaningastutie mendukung peluncuran Cerviscan oleh Biofarma. Hal ini mengingat bahayanya kanker serviks yang menduduki angka cukup tinggi di DIY.
“Sehingga yang harus kita lakukan adalah bagaimana supaya lebih cepat mendeteksi, atau skrining sedini mungkin,” cetusnya.
Dia juga mengakui adanya hambatan deteksi dini kanker serviks karena sebagian besar perempuan merasa risih untuk menjalani pemeriksaan pap smear. Maka dari itu, ia pun mendorong kalangan perempuan, baik remaja, ataupun dewasa, untuk deteksi dini.
”Padahal, rata-rata penyintas kanker tidak mengalami gejala dan merasa baik-baik saja, jadi diiimbau kepada khususnya perempuan di DIY untuk melakukan deteksi dini melalui Cerviscan, mudah dan nyaman. ” lanjutnya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards 2026 sebagai “Kepala Daerah Inovator Pembangunan dan Ketahanan
SPMB 2026 menunjukkan minat masyarakat terhadap madrasah di Kulonprogo meningkat. MAN 2 Kulonprogo menerima 238 siswa baru.
OIKN mengusulkan tambahan anggaran Rp2,7 triliun untuk pembangunan IKN batch 3, pengelolaan aset, dan pembebasan lahan periode 2026-2028.
Prabowo menegaskan Indonesia terbuka bagi semua negara yang ingin bermitra dengan prinsip saling menguntungkan saat groundbreaking LNG Abadi Masela.
KFC Jepang menutup aplikasi pemesanan setelah mitra logistik Nichirei Group terkena serangan siber yang mengganggu distribusi bahan baku.
Penerimaan PBB-P2 Bantul mencapai Rp34,8 miliar hingga Juni 2026. Pemkab menyiapkan insentif bagi kalurahan yang melunasi pajak tepat waktu.