Polresta Sleman Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa UAD
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Suasana terminal kedatangan di YIA./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—PT Angkasa Pura I bersama organisasi kebandarudaraan dunia Airports Council International (ACI) menggelar kegiatan Airport Excellence (APEX) in Security di Bandara International Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA).
Direktur Operasi PT Angkasa Pura I, Indah Preastuty mengungkapkan bahwa YIA menjadi bandara yang memiliki peranan vital sebagai pintu gerbang menuju salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yakni Candi Borobudur, serta memiliki potensi bisnis yang sangat besar.
Oleh sebab itu, Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan melalui implementasi sejumlah langkah kolaborasi dengan berbagai stakeholder, salah satunya dari sisi kemanan.
APEX in Security merupakan program yang diinisiasi oleh ACI untuk melakukan asesmen dan review terhadap standar keamanan yang berlaku di bandara berdasarkan parameter yang ditetapkan dalam ICAO Annex dan ICAO Document.
Program ini juga bertujuan untuk memberikan asistensi bagi pengelola bandara yang menjadi anggota ACI untuk meningkatkan standar keamanan bandara. "Standar keamanan bandara merupakan aspek yang sangat penting dalam industri aviasi," kata dia, Senin (11/9/2023).
Program APEX in Security yang diinisiasi oleh ACI kata Indah, bertujuan untuk menyelaraskan antara kepatuhan terhadap peraturan dengan kebutuhan operasional bandara sehari-hari. Selain itu APEX in Security juga berupaya untuk memaksimalkan efisiensi operasional, sekaligus meningkatkan standar keamanan. "Dalam konteks ini adalah di Bandara Internasional Yogyakarta," tuturnya.
BACA JUGA: Jadwal KA YIA Express Selasa 12 September 2023
APEX in Security berlangsung mulai Senin (11/9/2023) hingga Jumat (15/9/2023) mendatang. Selama pelaksanaan APEX in Security, tim asesor dan observer dari ACI akan melakukan penilaian dan review terhadap sejumlah aspek keamanan Bandara YIA, meliputi SDM, fasilitas, dokumen, dan manajemen mutu atau quality management.
Pada aspek SDM, ACI akan melaksanakan peninjauan terhadap proses rekrutmen, pemeriksaan latar belakang atau background check, serta pelatihan terhadap personel Airport Security. Untuk aspek fasilitas, hal-hal yang ditinjau mencakup perlindungan area perimeter, desain terminal, pengawasan jalur akses, pemeriksaan terhadap fasilitas dan perlengkapan keamanan bandara, serta keamanan area landside bandara.
Sementara pada aspek dokumen, tim asesor ACI akan melakukan tinjauan terhadap seluruh dokumen terkait standar keamanan bandara seperti Airport Security Programme (ASP), dokumen SOP keamanan, serta peninjauan terhadap manajemen risiko.
Sedangkan untuk aspek manajemen mutu atau quality management, hal-hal yang dilakukan peninjauan meliputi terkait budaya keamanan, audit internal, pelaporan dan pemantauan, serta perbaikan berkelanjutan.
"Kami berharap melalui keikutsertaan Angkasa Pura I dalam program APEX in Security ini dapat semakin meningkatkan standar sistem keamanan bandara di Bandara YIA, yang pada akhirnya akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan standar layanan kepada para pengguna jasa bandara," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Eropa dinilai semakin bergantung pada LNG Amerika Serikat setelah menghentikan impor energi Rusia. Pangsa pasokan diperkirakan mencapai 80%.
AHY menegaskan Transit Oriented Development menjadi strategi membangun kota terintegrasi yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY memprediksi inflasi di DIY hingga akhir 2026 tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran
Prabowo menjelaskan Prabowonomics sebagai arah kebijakan ekonomi yang berlandaskan Pasal 33 dan 34 UUD 1945.
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.