Dana Desa Termin Kedua di Gunungkidul Dicairkan Minggu Ini
DPMKP2KB memastikan seluruh kalurahan di Gunungkidul telah mengurus pencairan dana desa termin kedua 2026. Diperkirakan anggaran ini sudah ditransfer pada Kamis
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul masih menunggu petunjuk teknis (juknis) untuk rekrutmen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun ini. Meski demikian, hampir dipastikan pelaksanaan seleksi terbuka untuk umum dan tidak hanya menyasar bagi pegawai non-ASN di lingkup Pemkab Gunungkidul.
Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai BKPPD Gunungkidul, Farid Juni Haryanto mengatakan pelaksanaan pendaftaran untuk rekrutmen PPPK rencananya dimulai 16 September 2023. Meski demikian dia mengakui hingga sekarang belum ada petunjuk teknis didalam pelaksanaan rekrutmen. “Kami masih menunggu juknis sebagai pedoman dalam rekrutmen,” kata Farid kepada wartawan, Selasa (12/9/2023).
Rekrutmen PPPK di Gunungkidul pada tahun ini mendapatkan kuota dari Pemerintah Pusat sebanyak 439 formasi. Adapun rinciannya, sebanyak 180 formasi untuk tenaga pendidik atau guru, 139 lowongan bagi tenaga Kesehatan dan 120 formasi untuk tenaga teknis. “Untuk pendaftaran nantinya akan melalui sscasn.bkn.go.id,” katanya.
BACA JUGA: Tahapan Pendaftaran PPPK 2023 Lengkap dengan Syaratnya
Menurut Farid, pelaksanaan rekrutmen di 2023 terbuka untuk umum. Hal ini berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu yang difokuskan bagi pegawai honorer yang lolos passing grade hasil tes rekrutmen P3K di 2021. Ia mengakui, pemkab sudah tidak memiliki beban terhadap peserta yang dinyatakan lolos passing grade karena sudah diangkat melalui seleksi di 2022.
“Memang nantinya ada kuota afirmasi atau syarat pendaftaran memiliki pengalaman kerja sesuai formasi yang dibutuhkan. Tapi, untuk detailnya masih menunggu juknis dari Pusat,” ujarnya.
Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto mengaku sudah mendapatkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatus Negara dan Reformasi Birokrasi No.546/2023 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkup Kabupaten dan Kota. Menurut dia, dalam surat tersebut tercantum jumlah formasi PPPK yang akan dibuka di Gunungkidul.
Meski demikian, sambung dia, pengumuman formasi yang sudah beredar secara luas ini telah dikonfirmasi ke BKPPD, tetapi diminta menunggu pengumuman secara resmi. “Jadi kami masih diminta menunggu termasuk teknis dalam pelaksanaan perekrutan,” katanya.
Hanya saja, Aris berharap rekrutmen PPPK bisa menjadi kesempatan bagi para tenaga honorer untuk dapat menjadi ASN di lingkup pemkab. Hal ini tak lepas dari kinerja para honorer dalam membantu proses pelayanan di lingkup pemerintahan.
“Harus ada solusi yang tepat agar tidak terjadi kesenjangan antara pegawai. Terlebih lagi, juga ada rencana penghapusan pegawai non ASN, sehingga harus ada solusi sehingga tidak menimbulkan masalah kelak di kemudian hari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMKP2KB memastikan seluruh kalurahan di Gunungkidul telah mengurus pencairan dana desa termin kedua 2026. Diperkirakan anggaran ini sudah ditransfer pada Kamis
Dua pria yang viral karena melawan arus dan menantang pengendara di Jogja ditilang polisi usai menyerahkan diri ke Polresta Jogja.
Praperadilan Roy Suryo menggugat keabsahan penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan pencekalan oleh Polda Metro Jaya.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Jaringan bus semakin luas untuk mendukung mobilitas warga dan wisatawan di DIY.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Pameran Pecah Sunyi di Dusun Kembaran, Bantul, menghadirkan seni rupa ke tengah warga sekaligus membuka ruang edukasi dan dialog budaya di desa.