1.250 Pendaftar, 500 Mahasiswa Lolos Beasiswa Sleman Pintar, Ini Pesan Danang
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
Bus DAMRI./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Shuttle bus Damri dengan rute Imogiri sampai Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) masih sepi peminat. Shuttle bus yang khusus melayani rute kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) tersebut diklaim kalah bersaing dengan kendaraan pribadi dan ojek online (ojol).
Staf Usaha Bagian Operasional Kendaraan Perum Damri, Tedy Kurniawan, mengatakan rute shuttle bus tersebut melewati Terminal Tipe C Brosot. Dengan adanya shuttle bus Damri yang memasuki Terminal Brosot maka diharapkan akses pengguna armada tersebut lebih mudah ketika akan mengakses moda transportasi yang melawati jalur selatan kabupaten Bantul sampai Kulonprogo.
BACA JUGA : Bus Pariwisata Sarat Penumpang Terjun ke Jurang di Tegal
Hanya saja, pengguna jasa shuttle bus Damri dengan rute KSPN tersebut masih sepi peminat meski Pemerintah Pusat telah memberikan subsidi sehingga pengguna hanya perlu membayar Rp20.000.
“Terminal Brosot itu hanya jadi lintasan shuttle saja dari Imogiri, Palbapang, Brosot, lalu ke YIA. Kalau ada penumpang nanti diangkut. Tapi ada jam khusus atau time table. Meski begitu penumpangnya [dari terminal Brosot] masih sepi kalah dengan kendaraan pribadi dan gojek atau grab [taksi online] itu,” kata Tedy dihubungi Sabtu (23/9/2023).
Penggunaan kendaraan pribadi atau ojol, kata Tedy, lebih mendominasi karena pengguna jasa memiliki prioritas tujuan. Mereka juga tidak ingin menunggu datangnya kendaraan. Jika mereka memilih menggunakan shuttle bus Damri rute KSPN maka pengguna harus menunggu sesuai time table yang telah ada.
“Kalau pakai shuttle bus Damri memang harus menunggu sesuai time table. Tidak bisa kalau meminta datang lebih cepat. Kalau begitu ya silakan pakai kendaraan lain kalau mau cepat,” katanya.
Tedy menerangkan sudah ada beberapa petugas yang berjaga di Terminal Brosot. Apabila ada penumpang yang ingin menggunakan jasa shuttle bus Damri dengan rute KSPN maka petugas akan memberikan petunjuk dan arahan tertentu. “Di Brosot totalnya dua orang petugas. Tapi bergantian jaganya,” ucapnya.
BACA JUGA : Sepi Penumpang, Trans Jogja Rute Ngemplak Segera Dipindah ke Bantul
Armada shuttle bus Damri yang melayani rute Imogiri-YIA dalam satu hari terdapat dua shuttle bus yang masing-masing melakukan perjalanan sebanyak dua kali dalam sehari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.