Advertisement

Sepi Penumpang, Trans Jogja Rute Ngemplak Segera Dipindah ke Bantul

Sunartono
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 19:37 WIB
Bhekti Suryani
Sepi Penumpang, Trans Jogja Rute Ngemplak Segera Dipindah ke Bantul Foto ilustrasi bus Trans Jogja. - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Trans Jogja Teman Bus koridor Adisutjipto-Ngemplak akan segera dipindah ke jalur Terminal Ngabean - Palpabang. Pemindahan jalur itu karena koridor Ngemplak sepi penumpang. 

Direktur Utama PT Jogja Tugu Trans (JTT) Agus Adrianto menjelaskan jumlah penumpang Trans Jogja Teman Bus memang belum maksimal. Saat ini kondisi load factor [keterisian penumpang] rata-rata hanya sekitar 25%. bahkan pada jalur tertentu di bawah angka tersebut. Faktor penyebabnya sangat banyak, salah satunya kebiasaan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi maupun sepeda motor yang jumlahnya tidak bisa dibatasi. Menurutnya butuh waktu untuk bisa memindahkan orang dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. 

“Sehingga ini tidak hanya tugas operator dan Dishub saja tetapi lintas sektoral supaya bisa mendukung itu. Usaha dari kita dan Dishub bagaimana menyosialisasikan supaya angkutan massal ini digunakan dan digemari masyarakat,” katanya, Jumat (12/8/2022). 

Adapun jumlah armada Teman Busa berjumlah 44 unit untuk melayani tiga jalur terdiri atas Adisutjipto-Ngemplak, Kota Jogja-Pakem dan Kota Jogja - Godean. Setiap jalur berbeda-beda armada, ada yang hanya 10 unit, 14 unit dan 16 unit, sedangkan sisa empat unit sebagai cadangan. Salah satu jalur yang dinilai ramai adalah Kota Jogja-Pakem. 

BACA JUGA: Iring-iringan Moge Tabrak Warga di Kulonprogo

“Kalau yang rendah load factornya itu jalur Adisutjipto-Ngemplak tidak sampai 25 persen makanya akan dipindah ke selatan,” ucapnya. 

Jalur yang sepi penumpang, lanjutnya, rencananya akan dialihkan ke selatan tepatnya rute Ngabean - Palbapang (Bantul). Realisasinya pemindahan tersebut masih menunggu dari Dishub DIY. Mengingat jalur Ngemplak sepi penumpang, sehingga butuh solusi lain yang bisa menambahkan jumlah penumpang. Selain itu kawasan Bantul belum ada layanan serupa, sehingga diputuskan pindah rute ke Bantul. 

“Jadi re-route koridor Bandara Adisutjipto ke Ngemplak akan kami pindah ke selatan dari Terminal Ngabean sampai ke Terminal Palbapang. Jadi lurus ke selatan, cuma kalau yang dari selatan mau masuk ke Jogja dilewatkan Malioboro,” katanya. 

Agus mengatakan pemindahan jalur dari Kota Jogja hingga Palbapang itu sebagai salah satu rencana ke depan bisa mengarah ke YIA. Mengingat saat ini belum ada intermoda yang dapat melayani dari Palbapang ke YIA selain Damri. “Ke depan harapannya ada integrated, intermoda di Palbapang tersebut, bisa mengarah ke YIA atau bisa mengarah ke selatan menuju wisata pantai. Ini menjadi potensi,” ucapnya. 

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menjelaskan pemindahan jalur itu agar angkutan perkotaan tidak fokus ke wilayah utara saja. Sehingga perlu dikembangkan ke arah selatan. Meski demikian untuk memulainya Dishub DIY akan melakukan kajian dan studi kelayakan terkait pembukaan rute baru ke arah selatan DIY. Terutama melihat potensi calon pengguna yang akan memanfaatkan layanan transportasi ini. Salah satu rencana rute ke selatan diwacanakan sampai di kawasan Palbapang, Bantul. 

Advertisement

Jalur ini dinilai cukup potensial, karena dapat menghubungkan antara Kota Jogja menuju YIA. Mengingat sampai saat ini Trans Jogja belum bisa membuat rute sampai ke YIA karena sudah di luar perkotaan. Harapannya masyarakat yang menggunakan dari Palbapang kemudian ada angkutan lagi menuju Kulonprogo atau YIA. "Tetapi kami harus lakukan kajian lebih dahulu. Jalur selatan ini juga bisa dimanfaatkan anak sekolah sehingga memudahkan," ujarnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Mengapa Gas Air Mata Bisa Mematikan dan Bagaimana Cara Mengatasi Efeknya

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 16:17 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement