Advertisement

Kemenkeu Mengajar 2023 Sasar Delapan Sekolah di DIY

Media Digital
Senin, 23 Oktober 2023 - 20:27 WIB
Arief Junianto
Kemenkeu Mengajar 2023 Sasar Delapan Sekolah di DIY Para sukarelawan Kemenkeu Mengajar yang membagi wawasan dan pengetahuan tentang peran Kemenkeu kepada siswa SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, Senin (23/10). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

SLEMAN—Belasan sukarelawan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mengajar mulai disebar di berbagai sekolah di DIY.

Melalui kegiatan yang sudah digelar kedelapan kalinya ini, para siswa akan mendapatkan berbagai wawasan dan pengetahuan tentang keuangan yang menjadi tugas Kemenkeu dalam menjalankan negara. 

Advertisement

"Jadi program Kemenkeu Mengajar ini sudah yang ke-8 kalinya kami gelar. Artinya sudah delapan tahun program ini [berjalan]. Program ini kami tujukan ke dunia pendidikan, terutama adalah siswa-siswa, mulai dari SD, SMP, sampai SMA," kata Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan DIY, Agung Yulianta, di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, Senin (23/10).

Kemenkeu Mengajar, kata dia, mengusung semangat kesukarelaan, panitia tidak memungut biaya apapun pada sekolah. Para pegawai yang mengikuti Kemenkeu Mengajar pun juga tidak mendapatkan honorarium maupun biaya perjalanan dinas dari program ini.

Total ada 151 sukarelawan Kemenkeu dari berbagai wilayah di Indonesia yang ikut mengajar di beragam sekolah di DIY kali ini.

Kemenkeu Mengajar tahun ini mengusung tagline Dari Kami untuk Negeri yang dilaksanakan serentak pada 23 Oktober 2023 di 102 kota/kabupaten se-Indonesia.

Tak hanya di Indonesia, program ini juga digelar di enam tempat di luar negeri meliputi Tokyo, Bangkok, Johor Bahru, Kuala Lumpur, Singapura dan Sarawak.

Di DIY, Kemenkeu Mengajar menyasar delapan sekolah yang masing-masing lima sekolah di Kabupaten Sleman, yakni SD IT Alam Nurul Islam, SMPN 3 Prambanan, SMPN 4 Tempel, SMA Kolese De Britto dan SMK Penerbangan AAG Adi Sucipto.

Sementara tiga sekolah lainnya, masing-masing adalah SD Taman Muda Ibu Pawiyatan (Kota Jogja), SMPN 1 Bantul (Bantul), dan SMPN 3 Sentolo (Kulonprogo).

"Kami memang tidak bisa menjangkau seluruh lembaga pendidikan di DIY. Tetapi setidaknya kami berharap kedelapan sekolah ini sudah mewakili," ujarnya.

BACA JUGA: Insentif untuk Daerah yang Mampu Tangani Stunting

Dalam kegiatan Kemenkeu Mengajar #8 ini para sukarelawan akan mengenalkan peran Kemenkeu dalam membangun dan menjalankan negara. Mulai dari tugas pokok dan fungsi Kemenkeu serta budaya nilai-nilai Kemenkeu. 

Berperan Langsung

Selain itu para sukarelawan juga memperkenalkan fungsi dan peran APBN sebagai instrumen penting untuk menjaga dan melindingi perekonomian Indonesia.

"Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan pengetahuan, literasi untuk siswa sekolah maupun para guru mengenai peran Kemenkeu. Bukan semata-mata kami kerja di belakang meja melaksanakan tugas, bukan, tetapi ingin berperan langsung kepada masyarakat," kata Agung.

Lewat Kemenkeu Mengajar, masyarakat mengetahui apa saja yang dikelola Kemenkeu. Bahwa, uang APBN itu diambil dari rakyat dan nanti dikembalikan kepada rakyat kembali.

"Lalu, kenapa yang dipilih anak-anak sekolah, karena kami ingin anak-anak sekolah mulai memahami, menyadari, pentingnya itu semuanya dan nanti dunia apapun yang digeluti ketika bekerja bisa berkolaborasi dengan kami, bisa bersinergi menyukseskan Indonesia," ucap dia.

Kepala SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, Donny Ismu menyambut baik Kemenkeu Mengajar yang digelar di sekolahnya. Kegiatan ini kata Donny, dapat menjadi tambahan literasi bagi para siswa.

"Ini dapat menjadi literasi, menjadikan bekal atau menambah pengetahun bagi para siswa-siswi juga para staf, guru dan karyawan. Karena kami di sekolah ini, di yayasan ini tidak lepas dari Kemenkeu.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement