PDIP Kota Jogja Tanam 300 Pohon dan Gelar Simulasi Bencana
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Finalis Dimas Diajeng 2023 berfoto bersama di Hotel Sahid Jogja, Jumat (17/11/2023)./Harian Jogja-Jumali
SLEMAN—Sebanyak 30 finalis atau 15 pasangan Dimas Diajeng dari kabupaten/kota di DIY lolos ke Grand Final Dimas Diajeng Jogja 2023.
Sebelum dilakukan penentuan pemenang Dimas Diajeng Jogja 2023 pada Minggu (19/11/2023) petang di Ballroom Indraprastha, Hotel Sahid Jogja, para peserta menjalani karantina.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Singgih Rahajo mengatakan ajang dua tahunan ini diharapkan mampu bibit-bibit unggul dan mampu membantu dalam program-program untuk menunjang pariwisata dan budaya. Mereka yang nantinya terpilih menjadi Dimas Diajeng Jogja akan memperkenalkan tidak hanya pariwisata DIY, tetapi juga budaya.
Para finalis yang saat ini lolos, sebelumnya telah melalui sejumlah seleksi yang digelar sejak Agustus lalu. Adapun, kriteria mereka yang lolos sebagai Dimas Diajeng Jogja tidak hanya cantik dan tampan. "Akan tetapi mereka juga harus menarik, berbudaya dan beretika serta memiliki pengetahuan," kata Singgih di Hotel Sahid Jogja, Jumat (17/11/2023).
Adapun pemilihan Dimas Diajeng Jogja 2023 kali ini mengangkat tema Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi. Tema itu, kata Singgih, berarti Dimas Diajeng Jogja bersedia untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus untuk mendukung kelestarian lingkungan. "Keilmuan yang ditingkatkan pada akhirnya kembali lagi untuk permajuan kehidupan kebudayaan dan pariwisata di DIY," ucap Singgih.
Sementara Dimas Jogja 2021, Ibun mengatakan kegiatan pemilihan Dimas Diajeng Jogja 2023 dilaksanakan dalam beberapa tahap dengan harapan agar peserta yang terpilih menjadi finalis serta pemenang Dimas Diajeng Jogja merupakan pemuda-pemudi DIY yang berkualitas dan berintegritas.
BACA JUGA: Dimas Diajeng DIY 2023 Ikuti Field Program di 5 Desa Mandiri Budaya, Ini Kegiatannya
Seluruh rangkaian pemilihan dari seleksi tahap awal hingga malam penobatan dijadikan sebagai penilaian untuk menentukan pemuda-pemudi terbaik di DIY yang siap dan bersedia memberikan manfaat bagi sekitarnya, khususnya pariwisata dan kebudayaan DIY.
"Adapun rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengumpulan berkas finalis, pertemuan perdana dan penyelempangan finalis. Mereka juga menjalani asesmen, psikotes, dan interview. Selain itu ada penjurian awal, presentasi rancangan dan progres Field Program. Selain itu ada pelaksanaan Field Program, outbond, photoshoot, dan juga karantina," katanya.
Adapun untuk puncak pemilihan, kata Ibun, Grand Final Dimas Diajeng Jogja 2023 akan digelar di Ballroom Indraprastha, Hotel Sahid Jogja, Minggu. "Mulai pukul 18.30 WIB sampai selesai. Harapan kami siapa pun nanti yang terpilih menjadi Dimas dan Diajeng dapat berpartisipasi aktif dan kontributif serta aksi nyata dalam kemajuan pariwisata." (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.