Jogja Run D-City 2026 Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Tiket Jadi Beasiswa
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
Dimas Diajeng DIY 2023 berdiskusi mempersiapkan kegiatan Field Program di Forriz Hotel Yogyakarta, Sabtu (2/9/2023)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam rangkaian acara pemilihan Dimas Diajeng DIY 2023, ada tahapan Field Program bertajuk Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi dengan menghadirkan para finalis Dimas Diajeng DIY 2023 ke Desa Mandiri Budaya binaan Dinas Pariwisata (Dispar) DIY.
Dalam program tersebut, finalis Dimas Diajeng DIY diminta menggagas program inovasi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Salah satu Juri Field Program Pemilihan Dimas Diajeng DIY 2023, Ike Janita Dewi menyampaikan sebagai generasi muda finalis Dimas Diajeng DIY 2023 diharapkan dapat turut berkontribusi dalam pembangunan di DIY, khususnya untuk urusan kepariwisataan.
Menurutnya pemilihan Dimas Diajeng DIY 2023 bukan sekadar kontes kecantikan, tetapi merupakan upaya untuk mengajak generasi muda terlibat aktif sebagai agent of change dalam pembangunan di DIY.
“Nantinya Dimas Diajeng [DIY 2023] akan berperan aktif dalam pembangunan kepariwisataan DIY, mewakili unsur muda. Mereka adalah generasi muda yang memberikan perhatian pada pembangunan di DIY, khususnya untuk urusan kepariwisataan,” kata Ike saat ditemui di Forriz Hotel Yogyakarta, Sabtu (2/9/2023).
Melalui Field Program tersebut, menurut Ike, finalis Dimas Diajeng DIY 2023 diajak untuk dapat membuat program aksi dengan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di Desa Mandiri Budaya. Program yang digagas tersebut menurut Ike harus berdampak bagi masyarakat di kalurahan setempat.
BACA JUGA: Dimas Diajeng Diminta Tidak Hanya Jadi Duta Wisata
Sebagai program kolaborasi, menurut Ike program tersebut harus melibatkan empat unsur yang ada dalam Desa Mandiri Budaya yakni Desa Budaya, Desa Wisata, Desa Prima dan Desa Preneur.
“Program ini yang sifatnya inovatif, melibatkan lintas sektor dan melibatkan masyarakat dalam program yang berdampak. Gambar besarnya desa mandiri budaya untuk menuju reformasi kalurahan, outcome-nya kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Program tersebut menurut Ike akan diselenggarakan selama sekitar 1,5 bulan. Dalam pelaksanaan program tersebut, Dimas Diajeng DIY juga diharapkan terlibat aktif dalam pelaksanaan program tersebut.
Staf SDM Dispar DIY, Arif Sulfiantono menyampaikan dengan penyelenggaraan Field Program tersebut, Dimas Diajeng DIY dapat turut mendukung pembangunan di Desa Mandiri Budaya. “Harapan kami, Dimas Diajeng DIY 2023 dapat membantu membuat program yang sesuai untuk mendukung tujuan Desa Mandiri Budaya yaitu mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, menaikkan investasi ke desa dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Dari program tersebut, Arif berharap dapat terjadi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat desa. “Kalau Dimas Diajeng DIY 2023 selama dua tahun dapat berkontribusi bersama masyarakat itu sangat bagus,” katanya.
Field Program dilaksanakan di Desa Mandiri Budaya Jatimulyo, Kulonprogo; Desa Bejiharjo, Gunungkidul; Desa Gilangharjo, Bantul; Desa Sinduharjo, Sleman; dan Kelurahan Warungboto, Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Kemendag meluncurkan layanan alat ukur SPKLU guna memastikan konsumen kendaraan listrik mendapat daya sesuai pembayaran
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.