Advertisement
2 Bus Listrik Baru dan 50 Becak Listrik Bakal Diuji Coba di Malioboro Bulan Depan

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY akan membeli dua unit bus listrik tahun depan untuk mendukung program Low Emission Zone (LEZ) di kawasan Malioboro. Kedua unit bus listrik itu dibeli dengan Dana Keistimewaan (Danais).
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY sudah menggelar diskusi terpumpun untuk menyerap aspirasi pengadaan bus listrik itu. Hasil forum itu mendukung pengadaan bus listrik. “Bukan konversi bus yang ada jadi bus listrik, tetapi pengadaan baru,” kata Plt Kepala Dishub DIY, Sumariyoto pada Senin (20/11/2023).
Advertisement
Sumariyoto menjelaskan sebelum melakukan forum diskusi untuk menyerap aspirasi, Dishub DIY juga melakukan kajian ke berbagai daerah terkait dengan implementasi bus listrik.
“Kami belajar dari Surabaya ternyata masalah utama bus listrik ini pada kualitas batreinya, ada yang diukur menunjukan 60 persen tetapi kenyataannya hampir habis. Ini jadi tantangan kami supaya mengadakan bus listrik yang benar-benar berkualitas,” terangnya.
Dua bus listrik yang rencananya diadakan pada 2024 itu untuk dioperasikan di kawasan Malioboro. “Setelah dua unit kami rencanakan pada 2025 itu tambah lagi empat unit. Baru setelah itu kami ujicobakan,” ungkapnya.
Selain bus listrik, jelas Sumariyoto, Dishub DIY juga sudah memproduksi 50 unit becak listrik untuk menggantikan becak motor yang masih ada di Malioboro. “Tujuannya untuk Malioboro rendah emisi, 50 unit becak listrik ini bukan konversi tetapi bikin baru. Rencananya kami uji cobakan pada Desember nanti,” katanya.
BACA JUGA: UGM Terima Hibah Bus Listrik dari Kementerian Investasi
Sebelum melakukan uji coba bus listrik, menurut Sumariyoto, Dishub DIY juga sudah melembagakan tiga paguyuban becak di Malioboro. “Tiga paguyuban ini sekarang sudah berbadan hukum koperasi, alhamdulilah prosesnya lancar, semuanya mendukung becak listrik dan siap berganti,” jelasnya.
Tak hanya memfasilitasi pengurusan badan hukum jadi koperasi kepada tiga paguyuban itu, lanjut Sumariyoto, Dishub DIY juga melakukan fasilitasi dan pendampingan.
“Ada beberapa perusahan swasta, khususnya hotel juga yang siap mendampingi dengan memberikan pelatihan cara melayani penumpang yang baik ke koperasi becak ini. Ada juga yang bersedia membikinkan seragam melalui skema CSR, semuanya kami usahakan untuk yang terbaik,” tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Benjamin Netanyahu Nekat ke Hungaria, Abaikan Perintah Penangkapan dari ICC
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mau ke Malioboro? Parkir di Gor Amongraga, Ada Shuttle Bus Siap Mengantar
- Hari Kedua Lebaran, Angka Kunjungan Wisatawan di Gunungkidul Naik Signifikan
- Lonjakan Wisatawan ke DIY Diprediksi Meningkat di Lebaran, Data Resmi Akan Dirilis 8 April
- Dinpar Bantul Minta Pelaku Wisata Tidak Gunakan Aji Mumpung
- Arus Balik Lebaran di Terminal Giwangan Diprediksi Memuncak Akhir Pekan Ini
Advertisement
Advertisement