Polda DIY Catat 170 Kecelakaan pada Pekan Pertama Operasi Patuh Progo
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.
Ilustrasi Hotel - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dimulainya kampanye Pemilu 2024 membuat potensi okupansi di libur Natal dan Tahun Baru kian beragam bahkan diprediksi bisa menaikkan okupansi hotel dan restoran di Sleman.
Ketua PHRI Sleman, Andhu Pakerti menilai momen libur Nataru bisa mengalami ekspansi bila ada agenda kampanye akbar yang digelar. Kegiatan ini bisa menarik relawan luar kota untuk tumpah ruah di Sleman.
"Bisa ramai itu kalau terjadi kampanye besar ataupun haul yang sifatnya nanti masif. Itu mungkin bisa [mendongkrak okupansi]," kata Andhu, Selasa (28/11/2023).
Tak hanya berdampak pada pelaku jasa perhotelan, kampanye akbar yang mendatangkan beragam elemen dinilai Andhu dapat berdampak pada moda transportasi juga kuliner. Karena otomatis massa butuh kendaraan dan logistik saat menghadiri kampanye.
BACA JUGA: 15 Bangunan di Bantul Ditetapkan sebagai Cagar Budaya
Selain itu relawan massa kampanye berpotensi tidak langsung bubar pulang, namun mampir terlebih dahulu untuk berwisata, sekadar makan maupun menginap di Sleman.
"Itu nanti rentetannya banyak, dari restorannya, dari kamarnya, dari sisi transportasi. Jadi kita selaku pelaku pariwisata lebih netral. Mengakomodir kebutuhan-kebutuhan tersebut," katanya.
Di sisi lain, Andhu tetap mengandalkan rombongan keluarga untuk mengerek capaian wisata di libur Nataru di Sleman. Selama ini kelompok-kelompok family masih menjadi penyumbang sejumlah besar wisatawan akhir tahun, selain anak muda dan kalangan lainnya. "Untuk Nataru lebih ke arah family program yang berhubungan dengan intimate, kegiatan keluarga," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.
Administrasi Risto Vidakovic belum rampung. Guntur Cahyo Utomo masih memimpin PSIM saat menjamu Dewa United di Stadion Sultan Agung.
Kapolri menegaskan penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal dengan tiga personel Polri sebagai tersangka murni proses penegakan hukum.
KSAD Jenderal Tandyo Budi Revita memimpin pemakaman Kapten Nurhafiz di Semarang setelah gugur dalam kecelakaan heli MI-17 saat operasi karhutla.
Ekonomi DIY tumbuh 5,79% secara tahunan pada triwulan III 2026. Sektor akomodasi dan makan minum menjadi salah satu pendorong utama.
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.