Pemkot Jogja Kaji Penutupan Sirip Malioboro, Hasto Siapkan Solusi
Pemkot Jogja mengkaji penutupan bertahap sirip Malioboro. Hasto Wardoyo memastikan kebijakan diterapkan setelah solusi akses warga disiapkan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul bakal menyerahkan Jaminan Hidup (Jadup) untuk ribuan lanjut usia (lansia) prasejahtera di Bumi Projotamansari pada tahun depan.
Kepala Bidang Pemerintahan, dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Priyanto menyampaikan Jadup Lansia tersebut dialokasikan untuk pengurangan beban lansia prasejahtera di Bantul.
Menurut dia, Jadup Lansia 2024 sebelumnya direncanakan dan dianggarkan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DIY dan Dana Keistimewaan. Namun, berdasarkan aturan yang berlaku, Jadup Lansia tidak dapat dianggarkan menggunakan Danais. Sehingga pada 2024, Jadup Lansia dianggarkan menggunakan APBD DIY.
“Dari Danais kemarin sementara dari rapat terakhir enggak bisa [untuk penanggulangan kemiskinan]. Rapat pekan lalu diketahui bahwa Pemda DIY sudah merencanakan untuk memberikan atau mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberian Jadup,” katanya, Minggu (10/12/2023).
Peralihan sumber pendanaan Jadup Lansia tersebut menurut Priyanto implikasinya pada penurunan jumlah sasaran lansia prasejahtera yang mendapatkan Jadup, dari yang direncanakan 1.660 orang, menjadi 1.186 orang lansia prasejahtera.
Dia menyampaikan melalui Jadup Lansia, lansia prasejahtera akan diberikan vocer senilai Rp300.000 untuk berbelanja kebutuhan makanan di kios tertentu yang akan ditunjuk.
Hingga saat ini menurut dia, petunjuk teknis (juknis) penyaluran Jadup Lansia tersebut masih dirancang Pemda DIY. Sehingga pihaknya masih menunggu Juknis tersebut untuk dapat merealisasikan program tersebut di tahun depan. “Teknisnya penyalurnya siapa, kemudian penunjukkan penyedia siapa, nanti masih akan dicermati lagi dan dituangkan dalam Juknis,” imbuhnya.
BACA JUGA: Lansia di Vietnam Viral, Mengaku Bertahan Hidup dengan Minum Air Tanpa Makan Selama 50 Tahun
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bantul, Gunawan mendukung program Pemda DIY tersebut.
Menurut dia, Pemkab Bantul juga memiliki prioritas yang sama untuk menurunkan angka kemiskinan dengan pemberian bantuan pengurangan beban bagi lansia prasejahtera.
Menurut Gunawan, Dinsos Bantul memiliki program Boga Sehat yaitu pemberian makanan dengan gizi seimbang bagi sekitar 6.000 lansia prasejahtera yang diselenggarakan pada 2023 dan akan berlanjut tahun depan.
Selain itu, Pemkab Bantul juga telah memberikan jaminan kesehatan bagi lansia prasejahtera. “Kami berharap lansia terlayani pemenuhan kebutuhan dasar, dan pemenuhan kebutuhan kesehatan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mengkaji penutupan bertahap sirip Malioboro. Hasto Wardoyo memastikan kebijakan diterapkan setelah solusi akses warga disiapkan.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Kemenkes mencatat 15,6 juta kasus ISPA hingga Agustus 2026. Kemarau, polusi, dan kualitas udara turut menjadi perhatian.
Website Genhi hadir untuk mengintegrasikan 10 bank sampah di Purwokinanti sekaligus memudahkan komunikasi dan pendaftaran nasabah.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 15 Agustus 2026 didominasi cerah. Suhu mencapai 31°C, masyarakat diminta waspada cuaca terik.