Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Ilustrasi kecelakaan - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Jajaran Satlantas Polresta Sleman telah memetakan jalur rawan kecelakaan lalu lintas selama libur akhir tahun. Pengguna jalan diminta lebih berhati-hati pada saat berkendara melalui jalur-jalur ini.
Wakasatlantas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi mengatakan, upaya persiapan menyambut libur akhir tahun terus dilakukan. Beberapa langkah sudah dilaksankaan untuk memastikan kelancaran dan keamanan saat musim liburan tiba.
Menurut dia, beberapa persiapan yang dilakukan dengan memetakan jalur rawan kecelakaan di Kabupaten Sleman. Hasil kajian yang dilakukan mengacu pada peristiwa kecelakaan di sepanjang 2023 ada beberapa jalur yang masuk kategori rawan.
Jalur rawan kecelakaan ini meliputi Jalan Siliwangi mulai dari Tikungan Ngawen hingga Perempatan Pelemgurih. Selanjutnya ada ruas Jalan Siliwangi di wilayah Depok Timur, tepatnya di seputaran Jogja International Hospital (JIH) sampai simpang tiga Maguwo.
Titik rawan lainnya berada di Jalan Solo tepatnya di wilayah Kalasan sampai Penggal Jalan Sambisari. Adapun titik terakhir kerawanan berada di Jalan Magelang mulai dari Simpang Tiga Pringsewu hingga seputaran Kantor TVRI. “Di titik-titik ini sering terjadi kecelakaan dan intensitasnya lebih tinggi ketimbang ruas jalan lainnya,” kata Arfita, Senin (18/12/2023).
Menurut dia, ruas jalan ini merupakan jalan nasional sehingga pengendara seringkali memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Di sisi lain, juga ada titik untuk putar balik sehingga sangat berisiko terjadinya kecelakaan.
Oleh karena itu, Arfita meminta kepada pengendara untuk lebih berhati-hati. Terlebih lagi, sambung dia, kecelakaan lalu lintas juga dipengaruhi oleh faktor kelalaian manusia. “Kami mengimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati. Yang terpenting, terus mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang berlaku,” katanya.
Selain memetakan jalur rawan kecelakaan, juga ada titik yang berpotensi terjadinya penumpukan arus kendaraan. Hasil pemetaan yang dilakukan, titik rawan ini meliputi Simpang Empat Tempel, Monjali dan Prambanan. “Sudah kami antisipasi dengan penyiapan rekayasa arus lalu lintas hingga pemanfaatan jalur alternatif. Selain itu, juga ada tim pengurai di titik rawan,” katanya.
BACA JUGA: Kasatlantas Polres Boyolali: Tol Boyolali ini Jalur Tengkorak
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana mengatakan, untuk menyambut malam pergantian tahun baru sudah berkoordinasi dengan Polres Klaten berkaitan dengan even di destiansi wisata. Menurut dia, untuk menjamin keselamatan di wilayah Prambanan atas, dari arah Pereng nantinya semua kendaraan wajib parkir di dekat masjid, untuk kemudian meneruskan menggunakan kendaraan yang lebih kecil.
“Sudah kami siapkan papan pengumuman atau informasi bahwa bus pariwisata tidak bisa naik ke atas dan diimbau menggunakan moda transportasi yang lebih kecil,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka OTT terkait suap proyek dan gratifikasi senilai Rp3,5 miliar.
Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak 3 tahun di Persija Jakarta. Siap tampil maksimal di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Harga iPhone Juli 2026 di iBox turun, terutama iPhone 16e. Simak daftar lengkap harga terbaru dan seri baru iPhone 17e.
BMKG menyebut Siklon BAVI memengaruhi cuaca DIY. Prakiraan 5-7 Juli cerah berawan, namun gelombang laut selatan berpotensi tinggi.