Advertisement
Permintaan Parsel Meningkat Jelang Natal, Pemkot Jogja Imbau Produsen Cantumkan Expired Date
Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo tengah meninjau produk-produk parsel di pusat perbelanjaan Progo, Rabu (20/12/2023) - Harianjogja - Alfi Annissa Karin
Advertisement
Harianjogja.com, GONDOMANAN—Permintaan kebutuhan parsel meningkat menjelang datangnya momen natal yang tinggal beberapa hari lagi. Parsel biasanya menjadi buah tangan yang diberikan kepada orang-orang terdekat. Isinya pun bermacam-macam. Mulai dari makanan ringan, aksesori, hingga peralatan rumah tangga.
Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengimbau para produsen parsel untuk menyertakan expired date atau tanggal kadaluarsa produk makanan yang ada di dalam parsel.
Advertisement
"Kualitas dan kelayakan makanan bisa dilihat dari sisi expired date," kata Singgih ditemui saat peninjauan di pusat perbelanjaan Progo, Rabu (20/12/2023).
Baca Juga
Wujud Kebinekaan, Sukarelawan GMC DIY Bersihkan Gereja hingga Berbagi Parsel
Unik, Pohon Natal di Gereja St. Albertus Agung Terbuat dari Sampah Plastik
Hore, Warga Boleh Titip Kendaraan di Kantor Polisi saat Libur Natal dan Tahun Baru
Singgih menuturkan ada inovasi yang dilakukan oleh Progo dalam penjualan parsel. Produk-produk yang terdapat di dalam paket parsel ditulis dalam sebuah kertas kecil. Di situ juga disertai dengan informasi volume produk hingga tanggal kedaluwarsa. Kertas itu lantas ditempelkan di bungkus parsel.
Menurut Singgih, ini akan memudahkan pembeli dalam melakukan pengecekan expired date. Lantaran makanan akan berbahaya bagi kesehatan jika tetap dikonsumsi melewati masa kedaluarsa.
"Ini jaminan ke konsumen. Expired date sudah dicek dan informatif," imbuhnya.
Salah satu karyawan Progo, Pratiwi menuturkan peningkatan permintaan parsel dalam beberapa waktu terakhir terpantau meningkat. Parsel yang paling banyak dipesan adalah yang berisi makanan ringan. Pembeli juga dipersilahkan untuk custom. Harganya bervariasi, tergantung produk apa saja yang akan dimasukkan dalam paket parsel. Dia memastikan produk-produk yang dipajang di etalase adalah produk dengan expired date panjang.
"Untuk barang yang penyok kita singkirkan, mendekati expired kita retur. Jadi barang-barang yang kita jual adalah barang-barang yang aman," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement




