DPUPKP Bantul Klaim Sudah Perbaiki Jalan Alternatif Menuju Tempat Wisata

Jumali
Jumali Rabu, 20 Desember 2023 15:57 WIB
DPUPKP Bantul Klaim Sudah Perbaiki Jalan Alternatif Menuju Tempat Wisata

Pengguna jalan melewati jalan menuju Desa Wisata Krebet-dari arah Bangunjiwo, Kasihan, Rabu (20/12/2023)/ Harian Jogja-Jumali

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Bantul megklaim telah melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan baik jalan alternatif atau mengarah ke kawasan objek wisata, jelang libur Natal dan Tahun Baru 2024.

Kepala DPU PKP Bantul Aris Suharyanta mengatakan jalan menuju ke objek wisata di Bantul bukan menjadi kewenangan pihaknya. Sebab, sebagian besar jalan tersebut berada di bawah pengelolaan Pemda DIY dan Nasional.

Oleh karena itu, sejauh ini pihaknya hanya melakukan perbaikan untuk jalan kabupaten dan desa yang menuju ke jalan provinsi dan Nasional.

"Misal Jalan Parangtriris dan Jalan menuju Mangunan. Jadi kami perbaiki jalan yang mengarah ke arah situ. Kita juga sudah lakukan penambalan," kata Aris, Rabu (20/12/2023).

BACA JUGA: Usulan Jalur Cinomati Dihapus dari Google Maps, Dishub DIY: Pengurusan di Kemenkominfo

Lebih lanjut Aris memaparkan, sampai saat ini, jawatannya telah melakukan perbaikan sepanjang 18 kilometer untuk sebanyak 60 ruas jalan kabupaten dan 63 ruas jalan desq yang dikerjakan dengan anggaran senilai Rp40 miliar pada tahun 2023. Selain itu, saat ini ada beberapa jalan yang rusak karena longsor dan amblong, yang sekarang masih dikerjakan dengan anggaran pemeliharaan darurat.

"Sedangkan jelang Nataru, kami juga sudah cek kondisi jalan alternatif yang akan digunakan saat terjadi kemacetan. Selain itu juga sudah kami perbaiki, misal simpang Pundong, kemudian jalan-jalan yang berpotensi macet seperti sekitar Tembi khususnya ke arah timur dan barat sudah kita perbaiki juga," lanjut Aris.

Terpisah, salah satu pengguna Jalan menuju ke Desa Wisata Krebet dari Guwosari, Waskita berharap agar ada perbaikan jalan menuju desa wisata tersebut. Mengingat jalan tersebut tidak hanya menjadi jalur bagi warga sekitar tapi juga wisatawan yang hendak ke Desa Wisata Krebet. "Kami berharap ada perbaikan. Apalagi Krebet kan termasuk Desa Wisata. Sayang jika jalan menuju kesana dari Guwosari rusak," harapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online