Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Polisi sita petasan hasil sitaan dari masyarakat di sekitar JJLS, di Markas Polsek Srandakan, Senin (3/6/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul mengimbau bagi seluruh masyarakat untuk tidak menyalakan petasan saat perayaan pergantian malam tahun baru.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan, masyarakat diingatkan tidak menyalakan petasan saat pergantian tahun karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
"Kami ingatkan jangan menyalakan petasan, karena ini berbahaya," ungkapnya, Sabtu (30/12/2023).
BACA JUGA: Malam Tahun Baru 2024, Kawasan Malioboro Akan Ditutup untuk Kendaraan Bermotor
Selain itu, lanjut Jeffry, masyarakat juga diimbau untuk tidak menggunakan kembang api saat pergantian tahun secara berlebihan yang mengancam keselamatan jiwa atau kebakaran.
"Kami ingatkan kembang api tidak digunakan apalagi berlebihan, karena ini berbahaya," ujar dia.
Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi saat malam pergantian tahun. Hal itu demi menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam menyambut tahun baru 2024.
"Yang perlu kami imbau dalam hal ini, tentu bersama-sama kita menjaga situasi kamtibmas dengan baik dan juga karena ruas jalan adanya car free night, juga tidak untuk dilakukan konvoi atau arak-arakan ya," jelas dia.
Menurut Jeffry, konvoi akan mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Selain itu, berpotensi menimbulkan gesekan yang berujung konflik antar warga.
"Maka harapannya saling jaga kondusivitas, tidak konvoi, kemudian tidak arak-arakan dan kemudian juga hindari perbuatan-perbuatan yang memang dapat menimbulkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.
Jeffry juga mengingatkan pada warga Bantul, agar memastikan kondisi rumah aman saat ditinggal merayakan malam pergantian tahun baru.
"Kita mengingatkan kepada masyarakat, bahwa rawan terjadinya pencurian di rumah kosong. Untuk itu warga sebaiknya mengecek kembali kondisi keamanan rumah tersebut," ujar dia.
Diperkirakan, banyak warga yang merayakan malam tahun baru di luar rumah. Untuk itu, masyarakat diimbau agar menggelar kegiatan di daerahnya sendiri untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.
"Kita imbau masyarakat yang tidak berkepentingan untuk tidak ke luar rumah ya, hindari jalan-jalan protokol. Buat kegiatan sendiri bersama keluarga," paparnya.
Menurut Jeffry, ada banyak tindakan kejahatan yang bisa terjadi di malam tahun baru. Karena itu masyarakat juga diminta tetap waspada dan menjadi polisi bagi dirinya sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.