Momen Spontan Yamal Bikin Penjualan Celana Dalam Merek Ini Melonjak
Lamine Yamal tanpa sengaja promosi celana dalam 6PM di final Piala Dunia 2026. Penjualan melonjak, beberapa model habis terjual. Simak kisah viral ini!
Polisi sita petasan hasil sitaan dari masyarakat di sekitar JJLS, di Markas Polsek Srandakan, Senin (3/6/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul mengimbau bagi seluruh masyarakat untuk tidak menyalakan petasan saat perayaan pergantian malam tahun baru.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan, masyarakat diingatkan tidak menyalakan petasan saat pergantian tahun karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
"Kami ingatkan jangan menyalakan petasan, karena ini berbahaya," ungkapnya, Sabtu (30/12/2023).
BACA JUGA: Malam Tahun Baru 2024, Kawasan Malioboro Akan Ditutup untuk Kendaraan Bermotor
Selain itu, lanjut Jeffry, masyarakat juga diimbau untuk tidak menggunakan kembang api saat pergantian tahun secara berlebihan yang mengancam keselamatan jiwa atau kebakaran.
"Kami ingatkan kembang api tidak digunakan apalagi berlebihan, karena ini berbahaya," ujar dia.
Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi saat malam pergantian tahun. Hal itu demi menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam menyambut tahun baru 2024.
"Yang perlu kami imbau dalam hal ini, tentu bersama-sama kita menjaga situasi kamtibmas dengan baik dan juga karena ruas jalan adanya car free night, juga tidak untuk dilakukan konvoi atau arak-arakan ya," jelas dia.
Menurut Jeffry, konvoi akan mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Selain itu, berpotensi menimbulkan gesekan yang berujung konflik antar warga.
"Maka harapannya saling jaga kondusivitas, tidak konvoi, kemudian tidak arak-arakan dan kemudian juga hindari perbuatan-perbuatan yang memang dapat menimbulkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.
Jeffry juga mengingatkan pada warga Bantul, agar memastikan kondisi rumah aman saat ditinggal merayakan malam pergantian tahun baru.
"Kita mengingatkan kepada masyarakat, bahwa rawan terjadinya pencurian di rumah kosong. Untuk itu warga sebaiknya mengecek kembali kondisi keamanan rumah tersebut," ujar dia.
Diperkirakan, banyak warga yang merayakan malam tahun baru di luar rumah. Untuk itu, masyarakat diimbau agar menggelar kegiatan di daerahnya sendiri untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.
"Kita imbau masyarakat yang tidak berkepentingan untuk tidak ke luar rumah ya, hindari jalan-jalan protokol. Buat kegiatan sendiri bersama keluarga," paparnya.
Menurut Jeffry, ada banyak tindakan kejahatan yang bisa terjadi di malam tahun baru. Karena itu masyarakat juga diminta tetap waspada dan menjadi polisi bagi dirinya sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lamine Yamal tanpa sengaja promosi celana dalam 6PM di final Piala Dunia 2026. Penjualan melonjak, beberapa model habis terjual. Simak kisah viral ini!
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.