Revitalisasi 131 Sekolah Gunungkidul, DPRD Ingatkan Kualitas Bangunan
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Rekrutmen Pengawas TPS di Pemilu 2024 akan dibuka mulai 2-6 Januari 2024. Total kebutuhan untuk petugas pengawasan ini sebanyak 3.457 orang.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi Pendidikan dan Pelatihan, Bawaslu Sleman, Ahmad Shidiq Wiratama mengatakan pendaftaran pengawas TPS berlangsung selama lima hari mulai 2-6 Januari 2024. Adapun lokasi tempat mendaftar di kantor Keserektariatan Panwascam di setiap kapanewon. “Kami sudah sosialisasikan tentang kebutuhan pengawas ini dan besok sudah dimulai pendaftarannya,” kata Aswi, sapaan akrabnya, Minggu (1/1/2024).
Dia menjelaskan, untuk kebutuhan pengawas TPS dibutuhkan sebanyak 3.457 orang. Jumlah ini sesuai dengan jumlah TPS di Sleman dikarenakan satu tempat pemilihan akan diawasi oleh seorang pengawas. “Mudah-mudahan proses rekrutmen berjalan dengan lancar,” katanya.
Aswi mengungkapkan, kesempatan untuk menjadi pengawas TPS sangat terbuka luas bagi Masyarakat di Kabupaten Sleman. Meski demikian, untuk mengikuti seleksi harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti minimal berusia 21 tahun, warga negara Indonesia, mempunyai integritas, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehat jasmani dan Rohani.
Adapun persyaratan lainnya, tidak berafiliasi dengan partai politik, tidak pernah dipidana penjara selama lima tahun atau lebih yang dibuktikan dengan surat pernyataan. Selain itu, juga tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu. “Bagi yang memenuhi persyaratan bisa mendaftar sesuai dengan domisi wilayah tempat tinggal. Sebab, dengan partisipasi ini, maka ikut menyukseskan penyelenggaraan pemilu,” kata Aswi.
BACA JUGA: Bawaslu Bantul Butuh 3.116 Pengawas TPS, Ini Tugasnya
Ketua Bawaslu Sleman, Arjun Al Ichsan Siregar menambahkan, untuk rekrutmen Pengawas TPS sudah ada jadwal. Nantinya, sambung dia, setelah pendaftaran akan ada seleksi administrasi dan hasilnya akan diumumkan ke publik.
Adanya pengumuman ini diharapkan mendapat tanggapan dan masukan dari Masyarakat berkaitan dengan calon pengawas TPS. “Nantinya calon yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti tes wawancara,” katanya.
Dia berharap proses rekrutmen berjalan dengan lancar sehingga bisa selesai sesuai dengan jadwal yang telah disusun. “Mudah-mudahan tidak ada perpajangan pendaftaran dan rencananya para pengawas ini akan dilantik pada 22 Januari mendatang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.
Denmark mengalahkan Wales 2-0 di UEFA Nations League. Gol bunuh diri Ben Davies dan Gustav Isaksen memastikan tiga poin.