DPRD Sleman Evaluasi Kampus Mitra Program Beasiswa Sleman Pintar
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
Wisatawan sedang menikmati suasana sore di Embung Kebun Buah Nglanggeran pada Selasa (2/1/2024)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Angka kunjungan di Embung Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul anjlok sehari setelah Tahun Baru 2024 menjadi 100 orang. Padahal angka kunjungan ketika Tahun Baru mencapai sekitar 600 orang.
Anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nglanggeran, Suwarna mengatakan angka kunjungan pada Selasa (2/1/2024) hanya menyentuh 100 orang.
“Waktu Tahun Baru sebelumnya, angka kunjungan di Embung Nglanggeran 656 orang. Sekarang kisaran 100-an orang,” kata Suwarna ditemui di Pos Retribusi Embung, Selasa (2/1/2023).
BACA JUGA: Embung Nglanggeran Gunungkidul Mengering, Tingkat Kunjungan Ikut Menyusut
Suwarna mengatakan angka kunjungan khusus pada Desember 2023 mencapai sekitar 5.200 orang. Menurut dia, libur Natal dan Tahun Baru juga libur Idulfitri akan menaikkan angka kunjungan.
Dia menjelaskan Embung Nglanggeran di Desa Wisata Nglanggeran digunakan sebagai pengairan kebun buah durian dan kelengkeng. Jenis durian yang ditanam adalah jenis durian Montong dan kelengkengnya adalah Kane. Luas embung mencapai 0,34 hektare.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.
Delegasi Indonesia walkout saat Netanyahu berpidato di PBB. Kemlu menyebut aksi itu sebagai solidaritas untuk Palestina dan protes diplomatik.
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku Perubahan Kecil Dampaknya Besar untuk mendorong budaya membaca dan perubahan positif di masyarakat.