Advertisement
Menghadapi Cuaca Ekstrem, Sukarelawan Tanggap Bencana Disiagakan di DIY
Cuaca ekstrem - ilustrasi - freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Menghadapi potensi cuaca ekstrem selama musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyiagakan sukarelawan tanggap bencana.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan relawan tersebar di 332 kelurahan atau desa tangguh bencana di lima kabupaten/kota di DIY.
Advertisement
"Masing-masing kelurahan ada 30 orang yang sudah diangkat sebagai relawan forum pengurangan risiko bencana. Ketika ada bencana mereka langsung siap siaga," kata Noviar, Jumat (5/1/2024).
Menurut dia, seluruh relawan di masing-masing desa telah diminta meningkatkan kesiagaan selama musim hujan hingga Februari 2024.
Sesuai perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menurut dia, cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir serta angin kencang masih berpotensi terjadi selama musim hujan.
Saat muncul cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah DIY, menurut dia, relawan desa tangguh bencana telah menjalankan perannya sebagai garda terdepan penanganan dampak di wilayah masing-masing.
BACA JUGA: Lowongan Ratusan Ribu Calon ASN, Kini Pemerintah Rekrut Fresh Graduate
"Mereka melakukan penanganan pertama. Kemudian baru nanti ditangani kabupaten, setelah itu provinsi," ujar dia.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD DIY Lilik Andi Aryanto menyebutkan 332 kelurahan atau desa tangguh bencana di DIY merupakan desa yang berada di zona rawan bencana.
Ratusan desa yang tersebar di Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Sleman, Gunungkidul, dan Kota JOGJA itu memiliki potensi kerawanan bencana meliputi tsunami, gempa bumi, banjir, tanah longsor, angin puting beliung, serta erupsi Gunung Merapi.
Selain warganya diberikan pelatihan, menurut dia, di desa tersebut telah difasilitasi alat-alat seperti angkong, gergaji, serta perlengkapan penanganan dampak bencana lainnya.
"Kalau ada kejadian-kejadian skala kecil harapannya bisa diselesaikan di tingkat desa," kata dia.
Berdasarkan catatan BPBD DIY, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda DIY, pada Rabu (3/1) dan Kamis (4/1), mengakibatkan pohon tumbang, rumah rusak, kerusakan jaringan telekomunikasi dan fasilitas umum lainnya di sejumlah titik wilayah di lima kabupaten/kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement






