Peningkatan Kualitas SDM: Kanwil Ditjen Imigrasi DIY Perkuat Kehumasan di Era Digital
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY memperkuat kapasitas kehumasan di era digital melalui Smart Immigration Communication bersama GKR Bendara.
Deklarasi diberikan oleh lebih dari 400 Petani yang tergabung dalam Forum Komunikasi Petani Kalasan. Deklarasi berlangsung di Pasar Lelang Cabai, Sekretariat Gapoktan Tirto Sembodo, Kapanewon Kalasan, Sabtu (13/1/2024) pagi. /Istimewa.
SLEMAN—Deklarasi dukungan kepada Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI DIY Sri Purnomo kembali datang dari kalangan petani. Kali ini, ratusan petani dari Kapanewon Kalasan mendeklarasikan diri mendukung mantan Bupati Sleman tersebut.
Deklarasi diberikan oleh lebih dari 400 Petani yang tergabung dalam Forum Komunikasi Petani Kalasan. Deklarasi berlangsung di Pasar Lelang Cabai, Sekretariat Gapoktan Tirto Sembodo, Kapanewon Kalasan, Sabtu (13/1/2024) pagi.
Sebagai wujud simbol dukungan kepada Sri Purnomo, perwakilan petani ini memakaikan caping sebagai tanda menitipkan aspirasi dan perjuangan petani. Pemberian caping ini sebagai simbol agar Sri Purnomo dapat melindungi para petani melalui berbagai usulan dan memperjuangkan aspirasi petani.
BACA JUGA : Sri Purnomo Dorong Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Sampah di DIY
Perwakilan Forum Komunikasi Petani Kalasan, Janu Riyanto menyampaikan bahwa kondisi terkini para petani khususnya di wilayahnya mengalami situasi yang sangam berat. Kendala yang dialami pejuang pangan ini masih didominasi kesulitannya mendapatkan pupuk dan bbm subsidi.
“Kalau mau swasembada pangan, pupuk menjadi faktor penning yang harus ada dan tersedia dalam jumlah banyak. SDM kita sudah maju, alshintan kita juga sudah maju, tapi kalau pupuknya susah juga sama saja,” ungkapnya.
Janu menegaskan bahwa banyak aspirasi petani di Kalasan yang belum diperhatikan secara maksimal terutama oleh wakil rakyat. Banyak aspirasi mereka soal pertanian yang belum bisa diperjuangkan dengan baik dan hanya menjadi janji-janji kampanye..
“Kami semua yang ada disini merasa harus punya wakil yang bisa memperjuangkan aspirasi kami di pusat (DPR RI) khususnya untuk pertanian. Dan sosok itu ada pada pak Sri Purnomo,” terangnya.
“Pak SP (Sri Purnomo) ini orangnya sudah berpengalaman di dunia pemerintahan menjadi pimpinan selama tiga periode sejak Wakil Bupati. Dan kinerjanya untuk para petani selama memimpin Sleman sudah tidak diragukan lagi,” katanya.
Sementara, Sri Purnomo yang datang di acara itu menyampaikan apresiasi atas dukungan para petani dari Kalasan. Dengan dukungan tersebut, pihaknya berharap melalui perjuangan yang dilakukan ke depan akan membawa dampak manfaat yang lebih banyak untuk para petani.
“Dari deklarasi ini ada harapan yang dititipkan kepada kami untuk memperjuangkan masa depan yang lebih terjamin di dunia pertanian. Ini yang harus kita suarakan selalu, karena tidak hanya untuk mewujudkan swasembada pangan saja, tetapi makmur juga petaninya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY memperkuat kapasitas kehumasan di era digital melalui Smart Immigration Communication bersama GKR Bendara.
Monaco mengalahkan PSG 2-1 pada pekan ketiga Liga Prancis. Lyon menang atas Auxerre dan kini menempati posisi kedua klasemen.
Pertamina NRE melirik potensi EBT Sumbar sebesar 10.054 MW untuk mendukung pengembangan energi hijau dan transisi energi.
DPRD Kota Jogja menyoroti penerapan K3 proyek jalan setelah kecelakaan di Bugisan. Kontraktor diminta memperketat keselamatan warga.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Sabtu 5 September 2026, tersedia malam hari melalui layanan SIMENOR..
Kualitas udara Jakarta Sabtu pagi berada di AQI 113 dan masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.