Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Gapura Kampung Ketandan./istockphoto\r\n
Harianjogja.com, JOGJA-Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, terutama saat musim liburan, termasuk liburan Imlek 2024.
Pemerintah telah menetapkan libur nasional dan cuti bersama Tahun Baru Imlek 2024 pada 9-10 Februari mendatang. Masa libur tersebut semakin panjang karena tanggal 8 Februari bertepatan dengan libur nasional Isra Miraj dan 11 februai merupakan hari Minggu.
Bagi Anda yang ingin menghabiskan masa libur Imlek mungkin sejumlah lokasi ke Jogja ini bisa menajdi referensi. Di kota yang dikenal dengan wisata, budaya, pelajar, dan kulinernya ini terdapat tempat yang kental dengan nuansa Tionghoa.
Berikut lima destinasi yang cocok untuk loiburan Imlek 2024
Kampung Ketandan Jogja adalah sebuah kampung pecinan yang mempunyai sejarah panjang keragaman budaya China dan Jawa di DIY. Loksinya berada di kawasan Malioboro atau utara Pasar Bringharjo.
Sejak tahun 2006, setiap menyambut Tahun Baru Imlek, di Kampung Ketandan diadakan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY).
Klenteng Poncowinatan atau Klenteng Kwan Tee Kiong merupakan klenteng tertua di Jogja. Lokasinya tidak jauh dari utara Tugu Jogja tepatnya depan pasar Kranggan di Jalan Poncowinatan 16, Kalurahan gowongan, Kemantren Jetis, Jogja
Klenteng Gondomanan Kelenteng Fuk Ling Miau didirikan tanggal 15 Agustus 1900 oleh masyarakat Tionghoa di atas tanah hibah dari Sri Sultan Hamengku Buwono VII.
BACA JUGA: Ini Ragam Budaya Bukti Akulturasi di Pajeksan dan Ketandan
Bangunan fisik Kelenteng Gondomanan merupakan kombinasi arsitektur Cina-Jawa. Nuansa Cina dapat dilihat dari tulisan, patung dewa, hingga gambaran alam Cina. Lokasinya ada di Jalan Brigjen Katamso Nomor 03 Kelurahan Prawirodirjan Kemantren Gondomanan.
Masjid ini lokasinya di depan Pasar Bringharjo. Masjid yang baru enam tahun dibangun ini bercorak Tionghoa atau menyerupai klenteng, baik dari segi bangunan, warna, maupun tulisan yang ada di depan masjid menggunakan huruf Mandarin.
Area pecinan lainnya adalah Kampung Pajeksan. Kampung Pajeksan dulunya adalah tempat tinggal para abdi dalem jeksa. Kampung ini terletak di selatan Kampung Gandhekan. Secara administratif, Kampung Pajeksan berada dalam wilayah Kecamatan Gedhongtengen.
Akulturasi budaya yang terjadi di wilayah ini lebih unik lagi. Di Pajeksan ini ada sebuah kelompok seni bernama Singa Mataram yang berisi sejumlah masyarakat etnis Jawa yang jatuh cinta dan menggeluti kesenian Barongsai. Perajin Barongsai kondang pun juga ada di kampung ini yakni Slamet Hadi Prayitno atau akrab disapa Pak Pong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Harga Pertamax diproyeksikan sulit turun hingga akhir 2026. Ekonom memperkirakan harga bisa turun sekitar Rp1.500 per liter.
Gibran memastikan pembangunan huntap bagi warga terdampak bencana Sumut mulai September 2026 agar mendapat hunian layak dan aman.
Sapi milik warga Panggang, Gunungkidul, ditemukan mati di ladang. Bagian paha hilang dan polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Upaya penanganan kemiskinan secara terpadu yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuai berbagai apresiasi dari berbagai pihak.
Menpora Erick Thohir meminta tim bulu tangkis Indonesia fokus menghadapi Asian Games 2026 dengan target emas beregu putra.