Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pada Pemilu 2024, terdapat 14 TPS khusus yang berlokasi di tujuh titik di Kota Jogja, tiga di antaranya berada di kawasan di kampus. Adapun, untuk petugas KPPS, diambil dari instansi masing-masing temapt diselenggarakannya TPS khusus.
Ketujuh lokasi TPS khusus tersebut meliputi Universitas Kristen Duta Wacana (UKD), Politeknik LPP, Akprind, Lapas Wirogunan, Madrasah Muallimin dan Pondok Pesantren Nurul Ummah. Ketujuh TPS Khusus itu akan digunakan oleh 3.294 Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Nantinya, masing-masing lokasi akan memiliki dua TPS," kata Ketua KPU Kota Jogja, Noor Harsya Aryo Samudro, Senin (5/2/2024).
Dia menjelaskan KPPS yang akan bertugas di setiap TPS khusus diambil dari sumber daya manusia (SDM) dari instansi tempat penyelenggaraan TPS khusus, yang dibekali dengan bimtek bersama KPPS di TPS reguler. “Dilantik dan ada Bimtek oleh PPS setempat,” ujarnya, Senin.
Adapun untuk logistik TPS khusus, langsung didistribusikan dari gudang KPU Kota Jogja, mendekati pelaksanaan pemungutan suara. “Logistik di kirimkan dari Gudang KPU Kota Jogja antara H-3 hingga H-1, akan kami Putuskan di Pleno,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ada 14 TPS Khusus di Jogja, Lokasinya di Kampus, Pesantren, dan lapas
Untuk mengantisipasi kekurangan surat suara, pada H-7 pemungutan suara akan dicetak lagi surat suara sesuai kebutuhan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). DI TPS khusus saat ini memang belum bisa digunakan untuk DPTb, namun khusus untuk rutan dan lapas masih menunggu Keputusan KPU RI.
“Loksus [lokasi khusus] sementara ini belum bisa, namun Loksus Rutan Lapas menunggu arahan KPU RI. Setelah selesai di unggah di sistem dan dapat diungguh, maka akan kami cetak. Tanggalnya sesuai situasi tersebut di atas,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.