DPRD Kota Jogja Soroti Keberlanjutan Pengelolaan Air Pokmair 30
DPRD Kota Jogja mendorong penguatan Pokmair 30 di Kampung Kadipaten Wetan untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih warga.
Ilustrasi kawasan pantai selatan Depok./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul mengkaji jalur lalu lintas di kawasan pantai selatan (pansela) dan kawasan Mangunan. Kajian jalur lalu lintas di beberapa destinasi wisata tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di area tersebut.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi menyampaikan pemetaan jalur lalu lintas di destinasi wisata tersebut dilakukan dengan mengintegrasikan destinasi wisata antarwilayah. Pemetaan rute tersebut pun dilakukan dengan kolaborasi pemerintah kabupaten/kota se-DIY.
“Dhawuh Gubernur agar kabupaten dan kota se-DIY menyusun konsep kolaboratif untuk mewujudkan manajemen lalu lintas di destinasi wisata,” ujarnya, Selasa (6/2/2024).
Singgih memaparkan dua rute rekayasa lalu lintas di kawasan pansela. Pertama, rute Jalan Parangtritis–Jembatan Kretek 1-TPR Parangtritis–Pantai Parangtritis. Kemudian wisatawan dapat kembali melalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS)–Jembatan Kretek 2–Jalan Samas–Jalan Wahid Hasyim-Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Bantul.
Kemudian dapat pula digunakan rute Jalan Parangtritis–Sempalan Pundong–Jembatan Soka-TPR Parangtritis –Pantai Parangtritis. Kemudian wisatawan dapat kembali dari melalui JJLS–Jembatan Kretek 2–Jalan Samas–Jalan Wahid Hasyim-Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Bantul.
Kemudian akan dilakukan pula rekayasa lalu lintas Pantai Parangtritis menuju Obelix Sea View dengan rute Jalan Parangtritis–Jalan Batas Bantul 2 Girijati–Jalan Girijati-Legundi–Jalan Paralayang–Obelix Sea View. Atau dapat pula menggunakan rute Jalan Parangtritis–Jalan Paralayang–Obelix Sea View.
Sementara untuk Kawasan Hutan Pinus Mangunan, Dishub Bantul tengah mengkaji penataan jalur di Patung Kuda Sultan Agung dengan penerapan sistem bundaran. Kemudian akan dilakukan penataan pula di Jalur di Cinomati. “Dalam GPS telah diatur [Jalur Cinomati] untuk menjadi rute rawan kecelakaan pada ruas Jalan Wonolelo-Terong,” katanya.
Kemudian untuk jalur wisata Bukit Dermo ke Heha Ocean View, Dishub Bantul mengkaji tiga pilihan rute yaitu rute Panggang–Jalan Bibal Panggang–Jalan Bakulan Imogiri–Jalan Imogiri Timur-Jogja. Kemudian dapat pula melalui rute Panggang-Jalan Bibal Panggang–Jalan Bakulan Imogiri–Jalan Imogiri Barat–Jogja. Selain itu wisatawan juga dapat melalui rute
Panggang–Jalan Bibal Panggang–Jalan Bakulan Imogiri–Jalan Parangtritis–Jogja.
BACA JUGA: Selama Januari 2024, Ada 199.352 Wisatawan Kunjungi Objek Wisata di Bantul
Sementara Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Bantul, Yuli Hernadi menyampaikan rencana rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan mengantisipasi penumpukan kendaraan di sejumlah ruas jalan menuju destinasi wisata, terutama masa liburan long weekend, Lebaran, dan Natal-Tahun Baru. “Beberapa sudah ada skenarionya, jadi tidak ada penumpukan di jalan yang saat ini membuat jalan di Jogja ini semakin padat,” katanya. .
Selain itu menurut dia, penataan tersebut dilakukan untuk diintegrasikan destinasi wisata antara kabupaten dan kota se-DIY. “Itu bagian dari rekayasa lalu lintas yang mendukung pariwisata,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong penguatan Pokmair 30 di Kampung Kadipaten Wetan untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih warga.
Zinedine Zidane membela Cristiano Ronaldo yang disorot usai meninggalkan timnas Portugal dan mengenang kesuksesan mereka di Real Madrid.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 5 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius di Kota Jogja.
PT Pos Sungguminasa mengakui salah kirim surat MA untuk Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang hingga tak diterima sebelum putusan.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.