Tingkatkan Kunjungan, Pemkot Solo Promosikan Wisata ke Gunungkidul
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
Suasana peresmian SPLU di Ekowisata Sungai Mudal yang mendukung wisata ramah lingkungan serta program transisi energi, Sabtu (24/2/2024).
Harianjogja.com, KULONPROGO--PLN DIY meresmikan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) di Ekowisata Sungai Mudal, Sabtu (24/2/2024). Peresmian ini diikuti komunitas pecinta motor listrik, penggiat pariwisata ramah lingkungan, hingga pejabat terkait.
Sebelum meresmikan SPLU di Ekowisata Sungai Mudal, dilakukan touring dari PLN ULP Wates hingga objek wisata yang berada di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo itu. Rute perjalanan yang menanjak dan berliku menunjukan kapasitas motor listrik yang handal di berbagai medan.
Peresmian SPLU di Ekowisata Sungai Mudal ini didukung PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) DIY, dimana hingga saat ini sudah ada 41 unit SPLU di seluruh DIY. "Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan SPLU dan menambah unit-unit yang ada agar pengguna motor listrik mudah terlayani," kata Manager PLN UP3 DIY, Adi Dwi Laksono.
Adi menjelaskan SPLU diperuntukan untuk sepeda motor, sedangkan untuk mobil menggunakan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). "Pada 2024 ini kami juga terus memperbanyak unit SPKLU dimana akan ditambah sebanyak lima unit," ujarnya.
Sementara ini untuk SPKLU di Bumi Mataram sudah ada enam unit. "Salah satunya ada di kantor PLN ULP Wates, sehingga total pada 2024 ini ada 11 unit, karena sudah ada enam unit," ungkapnya.
BACA JUGA: Charge Mobil di SPKLU, PLN Mobile Memudahkan Pelanggan
Keberadaan SPKLU dan SPLU, jelas Adi, akan terus didorong karena merupakan keniscayaan perkembangan teknologi otomotif. "Kedepan keberadaan kendaraan listrik yang akan mendominasi dan itu keniscayaan perkembangan, sehingga kami juga terus bersiap dan memaksimalkan pelayanan yang ada," ucapnya.
Sementara itu Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Kulonprogo Eka Pranyata mengapresiasi kerja PLN DIY, khususnya peresmian SPLU tersebut. "Ini membuktikan meskipun di daerah pinggiran seperti ini fasilitas dan pelayanan tetap dilakukan, artinya pembangunan dilakukan secara merata," jelasnya.
Eka menjelaskan keberadaan SPLU ini di Ekowisata Sungai Mudal mendukung pengembangan objek wisata tersebut. "Apalagi wisata disini masuk ekowisata, dan secara pembangunan memang jadi ruang perlindungan lingkungan di Kulonprogo, sangat cocok SPLU ini," tuturnya.
Transisi energi, jelas Eka, juga jadi prioritas Pemkab Kulonprogo dalam menjalankan pembangunan. "Sekarang arahnya transisi energi, dari BBM ke kendaraan listrik tentu ini akan terus kami dukung," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.