Peneliti UGM Petakan 3 Kategori UMKM, Ini Kunci Naik Kelas
Peneliti UGM Eddy Kiswanto memetakan tiga kategori UMKM dan mendorong transformasi dari survival menjadi wealth creator.
Bek Kiri PSS, Abduh Lestaluhu./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Seusai imbang 3-3 melawan Persita pada Selasa (27/2/2024) lalu, PSS Sleman sudah dinantikan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-27 BRI Liga 1-2023/24.
Evaluasi besar-besaran hingga persiapan matang dilakukan Super Elang Jawa jelang laga melawan Bajul Ijo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (3/3/2024) sore.
Di laga terakhir melawan Persita, PSS belum mendapatkan performa maksimalnya usai ditahan imbang Persita Tangerang. Bek Kiri PSS, Abduh Lestaluhu mengungkapkan bila timnya kini melakukan persiapan dengan level yang berbeda dari biasanya untuk menatap laga melawan Bajul Ijo.
"Kami melakukan persiapan dengan level yang berbeda dari sebelumnya. Tim juga sudah melakukan evaluasi mendalam dari hasil pertandingan pekan sebelumnya," ujar Abduh seusai latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Jumat (1/3/2024).
Besar harapan Abduh dari evaluasi yang dilakukan tim pelatih, para pemain bisa memberikan permainan lebih baik di laga mendatang.
"Harapannya dengan evaluasi yang sudah diberikan dari pelatih, kami dapat memberikan penampilan yang jauh lebih baik dari pertandingan sebelumnya," tegasnya.
BACA JUGA: Diperbolehkan Berkandang di Solo, Begini Kata Direktur PSS Sleman
Pemain bernomor punggung 96 di PSS itu juga menambahkan bila evaluasi diberikan tim pelatih kepada para pemain saat menjalani latihan reguler. Salah satu aspek yang menurut Abduh kudu diperbaiki ialah komunikasi para pemain.
"Menurut saya di laga kemarin ada yang masih perlu diperbaiki. Salah satunya adalah komunikasi dan jarak antar lini memang agak sedikit jauh," tandasnya.
Aspek itu pula yang dibahas pelatih dalam evaluasi. Harapannya di pertandingan melawan Persebaya nanti hal itu dapat diperbaiki dan PSS bisa memetik hasil baik dari markas Bajul Ijo.
"Hal tersebut sudah disampaikan oleh pelatih ketika membahas mengenai evaluasi. Harapan untuk pertandingan selanjutnya melawan Persebaya, kami dapat menampilkan permainan yang terbaik dan membawa hasil terbaik untuk PSS," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti UGM Eddy Kiswanto memetakan tiga kategori UMKM dan mendorong transformasi dari survival menjadi wealth creator.
Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan 919 orang. Sebanyak 4.793 lainnya masih hilang, termasuk 853 warga asing.
Stok beras Bulog Banyumas mencapai 76.000 ton setara beras dan dipastikan aman hingga Maret 2027.
DPRD Bantul mengingatkan keberadaan PSEL bukan alasan warga meningkatkan produksi sampah. Pengurangan dari sumber tetap harus dilakukan.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Lomba wiru jarik dan permainan dakon digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Sleman, Senin (31/8/2026).