Advertisement
PMI Kota Jogja Siapkan Akreditasi Laboratorium Unit Donor Darah di 2024
Plt Ketua PMI Kota Jogja Irjen (Purn) Haka Astana. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jogja menyiapkan akreditas bagi unit donor darah (UDD) yang telah diwajibkan pemerintah sejak 2024.
Plt Ketua PMI Kota Jogja Irjen (Purn) Haka Astana mengatakan saat ini UDD PMI Kota Jogja sudah diampu oleh enam dokter. Hal ini menjadi bekal dalam memperkuat pondasi SDM untuk persiapan akreditasi UDD yang di 2024 ini diwajibkan oleh pemerintah.
Advertisement
BACA JUGA : Stok Darah di Wilayah DIY 6 Maret 2024 dan Jadwal Donor Darah Besok
"Akreditasi laboratorium UDD ini diwajibkan harus akreditasi oleh pemerintah mulai 2024, ini pertama kalinya harus punya sertifikat terakreditasi. Maka kami mempersiapkan kelengkapan akreditasi ini," kata Haka kepada wartawan di sela-sela pelaksanaan Musyawarah Kerja di salah satu hotel kawasan Banguntapan, Bantul, Kamis (7/3/2024).
Dalam mempersiapkan akreditas UDD ini, lanjut Haka, berbagai fasilitasi baik di laboratorium UDD maupun markas PMI secara umum mulai dipersiapkan. Ia mencontohkan terkait bangunan fisik laboratorium yang selama ini masih dengan lantai keramik dengan pembatas. Pembatas tersebut memungkinkan adanya kebocoran darah ketika ada tetesan ke lantai.
"Maka alas atau lantai UDD ini kami sesuaikan dengan ketentuan, tidak lagi menggunakan keramik yang ada nat-nya [pembatas] melainkan alas karpet," ujar mantan Kapolda DIY ini.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 tentang Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium Kesehatan, UTD dan TPMD atau TPMDG pada Pasal 3 ayat 1 dinyatakan bahwa setiap Puskesmas, Klinik, Laboratorium Kesehatan, UTD, TPMD dan TPMDG wajib dilakukan akreditasi setiap lima tahun.
Haka juga mengupayakan pembenahan markas sehingga masyarakat lebih familiar dengan kantor PMI. Salah satunya dengan memperbaiki bagian depan bangunan kantor, bagian belakang dibersihkan. Kemudian membangun fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas khususnya akses jalan yang menghubungkan antar ruangan di PMI Kota Jogja.
Ia bertekad menghidupkan kembali bagian sejarah PMI Kota jogja yang termasuk tertua. "Baik markas, manajemen dan lainnya kami upayakan perbaikan, dengan harapan bisa menjadi contoh bagi PMI lain," katanya.
BACA JUGA : Stok dan Jadwal Donor Darah di Jogja Hari Ini
Adapun dalam musyawarah tersebut, Haka akan mempertanggungjawabkan selama kepemimpinan selama mengurusi PMI Kota Jogja sebagai pelaksana tugas. Selain itu membuat perencanaan kegiatan di tahun berjalan berkaitan dengan layanan ke masyarakat.
"Klinik Pratama PMI Kota Jogja di 2023 lalu sudah mendapatkan sertifikat dari Kemenkes, di 2024 ini kami upayakan bisa lebih baik lagi, karena akan dinilai lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement








