Advertisement
Rejowinangun Dicanangkan Jadi Kelurahan Ramah Perempuan dan Anak
Pencanangan Kelurahan Rejowinangun sebagai kelurahan ramah perempuan dan anak beberapa waktu lalu / Dokumentasi Pemkot Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede menjadi kelurahan yang kembali diresmikan oleh Pemkot Jogja sebagai Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA). Pencanangan ini dilakukan berbarengan dengan pengukuhan 12 Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA).
Lurah Rejowinangun Handani Bagus Setyarso menuturkan relawan akan menjadi mitra dan ujung tombak upaya antisipasi terjadinya masalah terkait perempuan dan anak. Deklarasi KRPPA dan pengukuhan Relawan SAPA yang telah dilaksanakan juga diharapkan dapat menjamin pemenuhan hak anak dan perempuan.
Advertisement
"Sehingga, nantinya tak ada permasalahan terkait anak dan perempuan yang terjadi di Kelurahan Rejowinangun. Memberikan kesadaran ke masyarakat terkait pentingnya perlindungan kepada anak dan perempuan," ujar Handani.
Sekretaris DP3AP2KB Kota Jogja Sarmin menuturkan kekerasan di Kota Jogja kebanyakan dialami perempuan dan anak. Untuk itu, mengatasi dan mencegah permasalah perempuan dan anak merupakan komitmen bersama.
BACA JUGA: Kirab Trunajaya Awali Peringatan 35 Tahun Bertakhtanya Sultan HB X dan GKR Hemas
Sarmin menuturkan KRPAA adalah kelurahan yang mengintegrasikan program perlindungan pemberdayaan perempuan serta program perlindungan dan pemenuhan hak anak. Semua ptogram pembangunan yang terkait dengan perencanaan dan penganggaran, semua akan berbasis pada pengarusutamaan gender serta kepedulian terhadap perempuan dan anak.
Dari 10 indikator, Sarmin memastikan semua nilai telah terpenuhi. Beberapa di antaranya keberadaan kelompok usaha perempuan, forum anak, tempat pengaduan bagi anak dan perempuan yang mengalami kekerasan, serta ada tidaknya pekerja anak dan perkawinan anak.
"Dari sepuluh item yang dipersyaratkan untuk KRPPA, kebetulan dari Kelurahan Rejowinangun sudah terpenuhi. Rejowinangun kita canangkan yang kedua sebagai KRPPA setelah pada 2023 kemarin kita canangkan KRPPA untuk Giwangan,” ujar Sarmin. (Alfi Annissa Karin)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Washington Post PHK Sepertiga Karyawan, Krisis Media di AS Kian Dalam
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Sidang Hibah Pariwisata Sleman, Relawan: Tak Ada Janji Kampanye
- BPBD Catat 129 Kejadian Bencana, Gunungkidul Siaga Sampai Maret
- Ekspor Bantul 2026 Ditargetkan USD 120 Juta, Global Jadi Tantangan
- DLH Bantul Bangun 4 RTH pada 2026, Jogging Paseban Anggaran Terbesar
- Kue Keranjang Kampung Tukangan Jogja Bertahan Sejak Pra-Kemerdekaan
Advertisement
Advertisement



