Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Klub malam. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menerbitkan aturan soal jam buka tempat hiburan seperti karaoke, klub malam, diskotek, spa, dan game center selama Ramadan tahun ini. Ini dilakukan untuk menjaga kondusivitas dan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang.
Penjabat Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo mengatakan usaha karaoke di luar klub malam dan spa di luar hotel bintang diminta buka pada pukul 09.00 WIB-17.00 WIB dan 21.00-24.00 WIB.
Sementara, usaha spa yang berada di dalam hotel bintang diperkenankan buka sesuai jam buka usahanya. Sedangkan, karaoke di dalam klub malam hanya diminta buka pukul 21.00 WIB-24.00 WIB.
"Usaha arena permainan seperti game net, game station, game center buka pukul 09.00 WIB-17.00 WIB. Penyelenggaraan pertunjukkan syiar Islam apabila malam hari dilaksanakan setelah pukul 22.00 WIB dan berakhir selambat-lambatnya pukul 01.00 WIB," ujar Singgih, Jumat (8/3/2024).
Kegiatan usaha juga telah diatur untuk tutup satu hari sebelum Ramadan sampai dengan hari ketiga Ramadan. Juga pada hari raya Idulfitri yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Selain tempat hiburan, Singgih juga mengimbau rumah makan untuk tidak membuka usahanya secara terbuka. "Menggunakan tirai," katanya.
BACA JUGA: Bupati Bantul Imbau Masyarakat Tidak Menyalakan Petasan Saat Ramadan
Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Jogja Dodi Kurnianto menuturkan pihaknya akan mulai rutin melakukan patroli. Utamanya pada jam-jam sebelum subuh, sebelum sahur, dan pada saat salat tarawih. "Kalau ada kerumunan yang sifatnya mencurigakan kami akan lakukan pendekatan," katanya.
Dodi memastikan pihaknya akan bertindak secara non yustisi. Satpol PP Kota Jogja akan melakukan edukasi dan sosialisasi. Baik kepada pemilik usaha maupun kepada masyarakat.
"Kita akan berikan peringatan secara nonyustisi supaya mereka sadar bahwa ini situasi yang khusus Ramadan yang kita jalani dengan baik," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Rupiah ditutup melemah ke Rp18.049 per dolar AS. Sentimen global, konflik Timur Tengah, dan harga minyak jadi pemicu utama.
Sertifikasi halal di desa wisata dinilai mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan sekaligus mendorong ekonomi masyarakat.
Nilai TKA Matematika SMP Kulonprogo di bawah standar, Disdikpora siapkan intervensi serius untuk perbaikan pembelajaran.
Bayi orangutan Sumatera lahir di alam liar Aceh, jadi bukti keberhasilan rehabilitasi dan perlindungan habitat.