Lamine Yamal Bidik Rekor Hat-trick Termuda di Piala Dunia 2026
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.
Ni Made juga percaya bahwa ajang ini dapat ikut serta menopang perkembangan pariwisata Kulonprogo dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Harianjogja.com, KULONPROGO— Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo menggelar Festival Buah Kulonprogo, Sabtu (9/3/2024) lalu. Festival tersebut dinilai dapat menopang perkembangan wisata di kabupaten setempat.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Sriwijayanti mengatakan Kapanewon Kokap dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan Festival Buah Kulonprogo Tahun 2024 karena potensi produksi buah lokal Kokap terutama buah unggulan yaitu durian, manggis dan alpukat cukup besar.
"Ini merupakan kali pertama festival buah dilaksanakan di Kapanewon Kokap, beberapa waktu lalu sudah dilaksanakan di Kawasan Embung Tonegoro. Rencananya penghujung tahun kita laksanakan lagi festival buah di kawasan Embung Tonegoro," kata Sriwijayanti.
Penjabat Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan pengembangan pertanian di Kulonprogo memang diarahkan menjadi kawasan Agro eduwisata dengan pola pengembangan yang selaras dengan program yang telah dicanangkan yaitu Nusabrata dengan dukungan berbagai organisasi perangkat daerah.
Sektor pertanian merupakan sektor andalan. Dapat diambil contoh saat masa pandemi 2020, pertumbuhan ekonomi Kulon Progo mencapai minus 4 persen, tetapi sektor pertanian justru mampu tumbuh sebesar 0,6 persen. Sektor pertanian inilah penyumbang terbesar PDRB 2020 yaitu sebesar 14,56 persen.
Ni Made meyakini bahwa sektor pertanian khususnya buah-buahan di Kulonprogo dapat dikembangkan lebih jauh lagi tidak hanya sebagai konsumsi lokal tetapi dapat menyuplai kebutuhan buah-buahan hingga kancah internasional.
"Yang terpenting itu adalah promosi. Promosi itu harus dikencangkan supaya orang tahu bahwa Kulon Progo itu tidak cuman 'geblek' dan durian. Jadi masih punya varietas-varietas lain yaitu buah-buahan yang cukup bisa diandalkan," tutur Ni Made.
Ni Made juga percaya bahwa ajang ini dapat ikut serta menopang perkembangan pariwisata Kulonprogo dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kita harus berinovasi di sektor pertanian karena menjadi ujung tombak ketahanan pangan," katanya.
Pada Festival Buah Kulonprogo 2024 terdapat penampilan musik Campursari Rock end Dut Maestro Jagad Nusantara, penampilan tari tradisional, sesi makan buah gratis untuk pengunjung, serta bazar buah yang diikuti oleh 10 kelompok wanita tani (KWT) dan 10 pelaku usaha buah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.