Dana Revitalisasi 41 Sekolah di Bantul Belum Cair, Ini Kata Disdikpora
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Stadion Mandala Krida Joga/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menyebut KPK RI sudah memberikan lampu hijau terhadap renovasi dan penambahan fasilitas Stadion Mandala Krida yang sempat tersandung kasus hukum. Persetujuan itu diperoleh setelah Pemda DIY bersurat secara langsung dengan komisi antirasuah itu.
Stadion Mandala Krida sebelumnya mendapat status rusak berat berdasarkan peninjauan dari sejumlah pihak beberapa waktu lalu. Stadion yang menjadi markas PSIM Jogja itu pun sempat mau direnovasi berbarengan dengan sejumlah stadion lain di Indonesia, tapi urung terlaksana lantaran tersandung kasus hukum.
"Sudah dijawab KPK. Silahkan dibangun tapi bersama dengan KPK harus menghitung 0-nya itu dimana. Artinya ini lo yang proses hukum sampai ini, nanti yang ditingkatkan mana, kan gitu," kata Sekda DIY Beny Suharsono, Rabu (20/3/2023).
Menurutnya, tindak lanjut yang perlu dilakukan adalah tinjauan langsung dari KPK RI, Kementerian PUPR RI dan PSSI untuk menentukan titik kerusakan mana saja di stadion yang boleh diperbaiki dan mana yang belum boleh diperbaiki karena masih tersangkut kasus korupsi.
"Kami sudah minta Kementerian PU, anggaran kan sangat besar, kita berbagi. Waktu itu sudah disetujui tapi ya ga jadi karena bermasalah. Kalau pakai APBD kan minim sekali, belum bisa," ujarnya.
Kepala BPO DIY Priya Santosa menyatakan, jika Stadion Mandala Krida mau direnovasi dan diperlengkap fasilitasnya harus ada perhitungan berita acara sesuai dengan surat dari KPK untuk melihat posisi dan batasannya. Di sisi lain anggaran pun belum diketahui lantaran menjadi kewenangan dari Kementerian PUPR jika jadi direnovasi.
"Kemarin surat pernyataan itu sudah kami sampaikan. Tapi dari PUPR belum menjawab mungkin baru diproses karena baru pekan kemarin kami layangkan jawab pertanyaan dari KPK," ungkapnya.
Priya menuturkan, Stadion Mandala Krida masih butuh banyak aspek yang harus dilengkapi jika ingin berstandar internasional. Misalnya saja fasilitas single seat, lampu, skoring box, dan beberapa sarana pendukung lainnya yang belum ada.
BACA JUGA : Rencana Renovasi Stadion Mandala Krida Terganjal Kasus Korupsi
"Sebenarnya kalau tidak ada masalah setelah selesai itu kan kami mungkin ke tahap berikutnya kita bikin single seat-nya, lampu dan seterusnya. Karena ada permasalahan kan jadi terhenti," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Angin kencang menghambat pemadaman karhutla Gunung Lawu. Tim gabungan memperkuat sekat api untuk melindungi hutan dan objek wisata.
Pertamina Patra Niaga menyalurkan 285.000 liter air bersih bagi sekitar 7.000 KK di 16 desa di Klaten untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Hyundai menarik 94.622 mobil di AS karena risiko kebakaran dari motor kursi elektrik. Pemilik diminta parkir di luar hingga perbaikan tersedia.
Meta dijatuhi penalti US$25 miliar oleh pengadilan New Mexico terkait pelanggaran privasi data Facebook. Perusahaan berencana mengajukan banding.
Studi terhadap 425 remaja menemukan penggunaan HP setelah pukul 22.00 berkaitan dengan waktu tidur lebih larut dan durasi tidur lebih pendek.