DPRD Bantul Minta Biaya Perawatan Jalan Ditambah di APBD Perubahan
DPRD Bantul mendorong kenaikan anggaran perawatan jalan dalam perubahan APBD 2026 agar kerusakan dan lubang segera ditangani.
Stadion Mandala Krida Joga/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Rencana renovasi Stadion Mandala Krida, hingga kini belum direalisasikan.
Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY menyatakan hal itu lantaran Stadion Mandala Krida Jogja sampai sekarang masih menjadi objek kasus korupsi.
Diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) sebelumnya menyatakan akan merenovasi dua stadion di DIY, yakni Stadion Maguwoharjo (Sleman) dan Mandala Krida (Jogja).
Kepala BPO DIY, Priya Santosa menyatakan sampai sekarang belum informasi lebih lanjut soal kelanjutan renovasi dan pembangunan Stadion Mandala Krida.
Padahal, stadion tersebut sejatinya belum rampung dibangun. Beberapa ruangan di dalamnya masih belum representatif untuk dipakai. Sementara penerangan stadion pun urung dipasang. "Sampai sekarang belum ada progres informasi mas," kata Priya, Selasa (12/12/2023).
Priya menyatakan, salah satu kendalanya yakni stadion itu masih menjadi objek kasus korupsi yang menjerat beberapa pejabat.
Disinyalir Stadion Mandala Krida menjadi satu di antara sejumlah stadion yang akan direnovasi pemerintah buntut insiden tragedi Kanjuruhan, Malang. Akan tetapi hal itu urung terlaksana lantaran masih terganjal kasus tersebut.
"Mungkin iya karena kasus korupsi itu. Kementerian PUPR pernah tanya status hukum Mandala Krida bagaimana ke Pemda DIY dan pak Sekda sudah bersurat ke KPK tapi sampai sekarang belum ada jawaban," katanya.
BACA JUGA: ASN DPUP ESDM DIY Ditahan KPK terkait Dugaan Korupsi Mandala Krida, Begini Perannya
Di sisi lain kemampuan keuangan daerah belum sanggup untuk memperbaiki stadion yang dipakai sebagai home base PSIM Jogja itu. Diperkirakan buruh dana yang cukup besar untuk merampungkan sejumlah pekerjaan yang belum selesai di Stadion tersebut.
“Anggarannya yang pasti besar, tidak mungkin Pemda DIY mendanainya. Pada 2019 sempat dianggarkan untuk lampu dengan standar internasional tapi dialihkan karena pandemi,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mendorong kenaikan anggaran perawatan jalan dalam perubahan APBD 2026 agar kerusakan dan lubang segera ditangani.
Bappenas mendorong transisi energi Indonesia fokus pada implementasi proyek, pembiayaan, dan investasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kejagung menyita Rp401 miliar dalam kasus dugaan korupsi nikel PT CNI periode 2017–2020. Simak modus dan perkembangan penyidikannya.
Mahasiswa UGM dan berbagai elemen masyarakat menggelar aksi di Jogja dan menuntut perubahan kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Anggaran Kemendikdasmen 2027 disetujui Rp61,1 triliun. Pemerintah juga mengajukan tambahan Rp157,76 triliun untuk berbagai program pendidikan.
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.