Advertisement
Rencana Renovasi Stadion Mandala Krida Terganjal Kasus Korupsi
Stadion Mandala Krida Joga - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Rencana renovasi Stadion Mandala Krida, hingga kini belum direalisasikan.
Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY menyatakan hal itu lantaran Stadion Mandala Krida Jogja sampai sekarang masih menjadi objek kasus korupsi.
Advertisement
Diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) sebelumnya menyatakan akan merenovasi dua stadion di DIY, yakni Stadion Maguwoharjo (Sleman) dan Mandala Krida (Jogja).
Kepala BPO DIY, Priya Santosa menyatakan sampai sekarang belum informasi lebih lanjut soal kelanjutan renovasi dan pembangunan Stadion Mandala Krida.
Padahal, stadion tersebut sejatinya belum rampung dibangun. Beberapa ruangan di dalamnya masih belum representatif untuk dipakai. Sementara penerangan stadion pun urung dipasang. "Sampai sekarang belum ada progres informasi mas," kata Priya, Selasa (12/12/2023).
Priya menyatakan, salah satu kendalanya yakni stadion itu masih menjadi objek kasus korupsi yang menjerat beberapa pejabat.
Disinyalir Stadion Mandala Krida menjadi satu di antara sejumlah stadion yang akan direnovasi pemerintah buntut insiden tragedi Kanjuruhan, Malang. Akan tetapi hal itu urung terlaksana lantaran masih terganjal kasus tersebut.
"Mungkin iya karena kasus korupsi itu. Kementerian PUPR pernah tanya status hukum Mandala Krida bagaimana ke Pemda DIY dan pak Sekda sudah bersurat ke KPK tapi sampai sekarang belum ada jawaban," katanya.
BACA JUGA: ASN DPUP ESDM DIY Ditahan KPK terkait Dugaan Korupsi Mandala Krida, Begini Perannya
Di sisi lain kemampuan keuangan daerah belum sanggup untuk memperbaiki stadion yang dipakai sebagai home base PSIM Jogja itu. Diperkirakan buruh dana yang cukup besar untuk merampungkan sejumlah pekerjaan yang belum selesai di Stadion tersebut.
“Anggarannya yang pasti besar, tidak mungkin Pemda DIY mendanainya. Pada 2019 sempat dianggarkan untuk lampu dengan standar internasional tapi dialihkan karena pandemi,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement







