Advertisement
DPW Iaspro DIY Salurkan Bantuan untuk Anak Panti Asuhan
Suasana penyerahan donasi dari Iaspro DIY ke panti asuhan Ghifari, Turi, Sleman pada Sabtu (6/4/2024). - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—DPW Ikatan Asesor Profesional Indonesia (Iaspro) DIY menyalurkan bantuan donasi ke panti asuhan Ghifari, Turi, Sleman pada Sabtu (6/4/2024). Bantuan donasi berupa uang tunai diberikan bertepatan dengan bulan Ramadan.
Ketua DPW Iaspro DIY Isnantyo Widodo mengatakan, pemberian donasi itu merupakan arahan Iaspro pusat kepada seluruh organisasi di daerah se-Indonesia agar menyerahkan bantuan kepada panti asuhan di masa bulan Ramadan ini.
Advertisement
"Kami didukung oleh Iaspro pusat dan dari teman-teman sesama anggota setelah terkumpul donasi kami serahkan ke sini," katanya.
BACA JUGA : Sri Purnomo Berikan Bantuan Ribuan Bibit Buah dan Water Torn di Panti Asuhan AL Marina
Dana donasi tersebut sebagian berasal dari bantuan Iaspro pusat dan sebagian lainnya merupakan hasil sumbangan dari sesama anggota Iaspro DIY. Panti asuhan itu dipilih karena banyak memiliki anak usia sekolah dan butuh biaya yang tidak sedikit.
"Panti asuhan di sini banyak anak yang masih kecil dan masih sekolah serta rata-rata sekolah swasta semua," katanya.
Ia berharap bantuan donasi yang diberikan itu bisa berguna dan bermanfaat bagi panti asuhan. Uang tunai dipilih karena lebih fleksibel dan bisa digunakan semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan mereka.
"Agar mereka lebih mudah mengelola, karena barang kan kita tidak tahu kebutuhan mereka. Harapannya bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh panti asuhan," ujarnya.
Isnantyo menambahkan, Iaspro DIY mengajak asesor yang belum bergabung untuk ikut serta bersama-sama menjadi anggota organisasinya. Sebab dari sebanyak 2.736 asesor yang ada di Jogja yang jadi anggota Iaspro DIY baru sekitar 200 an orang.
"Jika mereka mengalami kesulitan kita bisa advokasi dan bantu," katanya.
Ketua panti asuhan Ghifari Marwanta mengapresiasi bantuan donasi yang diberikan oleh Iaspro DIY itu. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pengelolaan panti asuhan.
"Kami sekarang ada 35 anak dan enam pengasuh dengan jumlah 18 laki-laki dan 17 perempuan. Kakau yang sekolah SMK 8 anak, SMP 5 anak, SD 17 anak dan balita 5 anak," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement






