Volkswagen Siapkan PHK 12.000 Pekerja Tambahan hingga 2030
Volkswagen dikabarkan berencana memangkas 12.000 pekerja tambahan hingga 2030. Serikat IG Metall mengancam mogok mulai 2027.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Budayawan, aktivis, akademisi, hingga kelompok disabilitas di di Kota Jogja diajak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jogja untuk mendesain maskot Pilkada 2024.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kota Jogja Agus Muhamad Yasin di Jogja, Rabu, mengatakan maskot Pilkada 2024 rencananya diluncurkan pada pertengahan Mei 2024.
"Kami akan melibatkan budayawan, intelektual, kelompok perempuan, kelompok disabilitas serta organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Jogja untuk mendiskusikan maskot Pilkada 2024," ujar dia, Rabu (24/4/2024).
Yasin menyebut maskot Pilkada 2024 diharapkan dapat mencerminkan lompatan pembangunan di Kota Jogja lima tahun ke depan.
Selain itu, lanjut dia, maskot juga diharapkan menggambarkan upaya penuntasan berbagai masalah yang masih dihadapi Kota Jogja saat ini mulai dari sampah hingga kemiskinan.
"Ada banyak problem yang sampai sekarang belum terselesaikan misal masalah sampah kemudian ada problem pendidikan, kemiskinan. Harapannya maksudnya mencerminkan lompatan-lompatan yang sudah dilakukan oleh Kota Jogja," ujar Yasin.
BACA JUGA: Kejari Gunungkidul Kembalikan Uang Sitaan Korupsi Rp470 Juta ke RSUD Wonosari
Selain maskot, KPU Kota Jogja juga bakal meluncurkan lagu promosi atau jingle Pilkada 2024. Berbeda dengan pembuatan maskot, menurut Yasin, jingle bakal disayembarakan secara terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat Kota Jogja.
Setelah persiapan untuk lomba jingle telah rampung, pihaknya akan menyebarluaskan informasi melalui berbagai kanal digital resmi KPU Kota Jogja.
"Secara teknis sedang kita diskusikan bersama tapi seluruh warga kota akan punya kesempatan berkontribusi dalam lomba jingle pilkada," kata dia.
Yasin berharap maskot maupun jingle yang akan diluncurkan dapat memberikan motivasi bagi warga Kota Jogja menggunakan hak suaranya pada Pilkada 2024.
"Mei minggu kedua akan kami luncurkan Pilkada Kota Jogja. Untuk tempat dan agenda sedang kami susun, mudah-mudahan maskot dan jingle sudah jadi. Kalau belum ya nanti mana yang paling dimungkinkan kami share ke publik," ucap Agus Yasin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Volkswagen dikabarkan berencana memangkas 12.000 pekerja tambahan hingga 2030. Serikat IG Metall mengancam mogok mulai 2027.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.