Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Peluang calon petahana untuk maju di Pilkada Gunungkidul sangat terbuka lebar. Pasalnya, baik Bupati Sunaryanta atau Wakil Bupati Heri Susanto telah menyatakan minat maju dikarenakan telah mendaftar dalam penjaringan yang dibuka DPD Partai Golkar Gunungkidul.
Meski demikian, peluang keduanya bisa maju bersama masih tanda tanya. Sebagai contoh saat pengembalian berkas pendaftaran pada Rabu (25/4/2024) petang, Bupati Gunungkidul Sunaryanta menjawab tidak memiliki kewenangan menentukan calon pendamping di pilkada.
Ia berdalih, Keputusan calon yang diusung bergantung dengan keputusan dari partai politik. “Sering saya katakan, saya tidak memiliki kekuatan. Kewenangan sepenuhnya berada di ketua-ketua partai. Jadi, saat ada partai yang membuka pendaftaran, maka saya ikut mendaftar,” katanya, Rabu petang.
Menurut dia, bisa saja dirinya kembali dipasangkan dengan Wakil Bupati Heri Susanto di Pilkada 2024. Namun, juga tidak menutup kemungkinan pisah jalan karena semua tergantung dengan Keputusan partai politik yang akan mengusung.
“Saya mau dipakai atau dibuang bisa saja. Saya mau dipersatukan dengan si A dan si B bisa atau dipisahkan dengan siapa juga bisa. Semua sangat bergantung dengan keputusan partai,” katanya.
Disinggung mengenai pendaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di partai lain, Sunaryanta mengakui menjalin komunikasi dengan baik. Oleh karenanya, ia siap mendaftar ke partai lain pada saat ada penjaringan calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul. “Saya terbuka dan siap mendaftar ke partai lain,” katanya.
BACA JUGA: Sheila on 7 Bikin Konser di Medan, Pertumbuhan Sektor Pariwisata di Sumut Ikut Subur
Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati sudah ditutup. Total ada sebelas orang yang mengikuti penjaringan.
“Dari sebeleas ini termasuk bakal calon petahana Bupati Sunaryanta dan Wakil Bupati Heri Susanto ikut mendaftar,” kata Heri.
Adapun sembilan nama lain yang mendaftar di antaranya, akademisi Supriyadi, pegiat LSM Dadang Iskandar, praktisi media Sugiyartono, Ketua Pemuda Muhammadiyah DIY, Muhammad Arif Darmawan. Selain itu ada juga kader internal Golkar, Anti Kumala Sari, Bankir Kurniawan Fahmi, pendamping PKH Anggi Tyas Pramudita dan Politikus PAN, Mahmud Ardi Widanto.
“Hasil akan kami komunikasikan ke DPD Golkar DIY kemudian diteruskan DPP. Untuk penetukan mutlak di DPP,” katanya. Mengenai potensi bakal calon petahana, Heri mengakui tidak ada perlakukan khusus. Menurut dia, seluruh bakal calon yang mendaftar memiliki peluang yang sama. “Survei di internal akan sangat menentukan siapa yang akan diusung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.
Tips sehat konsumsi daging kurban saat Iduladha agar kolesterol tetap aman, mulai dari cara memasak hingga mengatur porsi makan.