Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Kantor Perumdam Tirta Projotamansari bantul./ Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Projotamansari Bantul memastikan pasokan air bersih kepada masyarakat lancar pada musim kemarau ini. berbagai persiapan sudah dilakukan oleh perusahaan air milik Pemkab Bantul tersebut.
Stasiun Meteorologi Yogyakarta menyatakan awal musim kemarau 2024 di DIY diperkirakan terjadi pada dasarian I Mei. Awal kemarau itu kemungkinan akan terjadi di Kabupaten Sleman bagian utara, Kabupaten Kulonprogo bagian utara, Gunungkidul bagian tengah dan selatan, serta Kota Jogja.
Kemudian pada Mei dasarian III meliputi Kabupaten Kulonprogo bagian tengah dan selatan, Sleman bagian selatan, seluruh Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul bagian utara dan barat.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Projotamansari, Arinto Hendro Budiantoro mengatakan permasalahan air yang terjadi pada masa kemarau adalah mengeringnya air sumur dalam dan juga terjadi penurunan debit air di sungai.
"Kebetulan kami penggunaan sumur dalam tidak terlalu banyak. Kami justeru memanfaatkan air sungai seperti Sungai Oyo, Sungai Opak, dan Sungai Progo," katanya, Jumat (3/4/2024).
Menurutnya penurunan debit air sungai saat musim kemarau tidak terlalu banyak, kecuali di Sungai Progo biasanya saat musim kemarau aliran air sungai pindah ke sisi barat, sementara sisi timur mengering. Padahal alat pengolah air milik Perumdam Tirta Projotamansari berada di sisi timur.
"Tapi sudah kami antisipasi penahan air untuk mengurangi resiko seperti kekeringan. Sehingga dipastikan pasokan air kepada pelanggan tetap lancar," ujarnya.
BACA JUGA: Perumdam Tirta Projotamansari Tempati Gedung Baru Mulai Hari Ini
Selain itu pihaknya juga secara berkala melakukan pengecekan jaringan pipa air maupun instalasi pengolah air untuk memastikan dalam kondisi aman terutama di musim kemarau. Tangki air juga disiapkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk dropping air ke pelanggan jika terjadi hambatan aliran air.
Sementara kapasitas air yang dimiliki Perumdam Tirta Projotamansari saat ini sebanyak r 450 liter per detik, ditambah dengan SPAM Regional 85 liter per detik. Arinto mengatakan jatah dari SPAM regional sebenarnya 100 liter per detik, namun baru termanfaatkan 85 liter per detik, sehingga masih ada sisanya yang belum termanfaatkan.
Meski aliran air lancar, namun Arinto mengimbau masyarakat untuk selalu berhemat dalam penggunaan air bersih terutama di musim kemarau. "Masyarakat harus bijak dalam menggunakan air. Air merupakan kebutuhan dasar, meski masyarakat sudah langganan dan bebas menggunakan air, tapi kita juga harus pikirkan orang lain untuk dapat air juga, harapan bijak gunakan air sesuai peruntukan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Lansia belum punya akta kelahiran tetap bisa mengurus ke Disdukcapil. Gunakan SPTJM F-2.03 dan F-2.04 bila dokumen hilang.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Instagram menghadirkan Pixel, fitur AI baru untuk menyamarkan wajah atau objek di Stories hanya dengan perintah teks.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian