Pemkab Sleman Pastikan Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Aman
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul akan melakukan pengecekan hewan ternak sebelum Hari Raya Iduladha. Pengecekan tersebut menjadi upaya pencegahan penyakit menular zoonosis.
Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan pihaknya akan mengawasi dan mengecek Kesehatan ternak di pasar-pasar hewan termasuk ternak milik warga. "Kalau di pasarnya kami juga akan mengecek kebuntingan ternak. Kemudian terkait dengan ternak warga sakit ya jangan dibawa ke pasar hewan," kata Wibawanti, Jumat (10/5/2024).
Wibawanti menambahkan DPKH juga bekerja sama dengan Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) atau Program Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan juga akan mengintensifkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) utamanya di wilayah yang pernah muncul kasus antraks seperti di Kalurahan Candirejo dan Serut.
Tidak hanya itu, DPKH telah membentuk kader kesehatan hewan di puskeswan dengan melibatkan peternak. Melalui program Gerdu Kita atau Gerakan Peduli Penyakit antraks dan lainnya, DPKH masih menempatkan KIE sebagai tindakan utama yang perlu diambil. "Takmir masjid juga kami latih agar melakukan penyembelihan dengan benar sesuai kesehatan dan syariat. Mereka kami sarankan perlu mencari sapi yang sehat," katanya.
BACA JUGA: Menjelang Iduladha, Stok Hewan Kurban di DIY Mencukupi
Monitoring juga dilakukan sebelum dan sesudah pemotongan hewan. Lebih jauh, dia mengaku akan melibatkan mahasiswa KOAS satu atau dua hari sebelum penyembelihan. Apabila hewan kurban kedapatan sakit, maka DPKH akan menyarankan untuk mengganti dengan hewan lain yang sehat. Apabila ternak akan dijual di luar daerah, Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) menjadi salah satu syaratnya.
"Ternak yang divaksin boleh dipotong dan dijual tapi perlu jeda satu - dua bulan. Vaksin kami lakukan enam bulan sekali selama 10 tahun untuk ternak di titik yang pernah terjadi kasus antraks," ucapnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul, Ris Heryani mengatakan pihaknya tidak secara khusus memantau kualitas daging menjelang Iduladha. “Setiap hari kami sudah memantau harga daging sekaligus melihat kondisi pasar,” kata Ris.
Dia menyarankan agar pembeli meneliti daging dengan cermat. Pembeli dapat memilih daging yang cerah, tidak lembek atau kenyal, dan memiliki aroma khas daging.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin