Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Lulusan SMK di era saat ini telah dibekali berbagai pengalaman praktik di lapangan seiring. Oleh karena itu setiap lulusan siap diterjunkan ke dunia industri hingga melanjutkan ke perguruan tinggi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Lulusan SMK di era saat ini telah dibekali berbagai pengalaman praktik di lapangan seiring. Oleh karena itu setiap lulusan siap diterjunkan ke dunia industri hingga melanjutkan ke perguruan tinggi.
Salah satu sekolah yang siap menerjunkan lulusan ke dunia industri maupun perguruan tinggi adalah SMK Muhammadiyah 1 Jogja yang telah meluluskan 100% sebanyak 159 siswa melalui wisuda dan akhirussanah siswa kelas XII tahun pelajaran 2023/2024 di Balai Pamungkas, Rabu (15/5/2024).
"Dari 159 siswa tersebut terdiri atas 18 siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, 21 siswa Teknik Komputer Jaringan, 20 siswa jurusan Animasi, 54 siswa jurusan Desain Komunikasi Visual, 21 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga, serta 25 siswa jurusan Produksi dan Siaran Program Televisi. Mereka sebelumnya mengikuti serangkaian ujian selama empat bulan, mulai dari ujian praktik, ujian sekolah, sertifikasi komputer, serta kompetensi keahlian," kata Kepala SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta Widi Astuti.
BACA JUGA : Sekolah di Bantul Diminta Berikan Bekal Kewirausahaan pada Siswa
Ia mengatakan sebelum pengumuman kelulusan banyak siswanya yang sudah diterima bekerja di dunia industri maupun melanjutkan ke perguruan tinggi. Menurutnya para siswanya tersebut melalui serangkaian praktik di kelas dan lapangan sehingga siap diterjunkan ke dunia industri.
Meski demikian ia meminta agar para lulusan tetap berusaha meningkatkan ketrampilan di tengah kerasnya tantangan di dunia kerja era saat ini. “Kami juga berpesan, semogasemua sukses di masa mendatang, menjadi orang-orang yang memiliki akhlakul karimah, ibadah yang baik, dan tentu saja harus berbakti kepada orang tua. Selain itu terus meningkatkan keahlian dan profesionalitas. Anak-anak harus menambah ilmu, wawasan, dan skil tidak cukup hanya di sekolah, tetapi harus mengembangkan diri sendiri untuk bersaing di era globalisasi," katanya.
Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Majelis Dikdasmen & PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jogja Achmad Muhammad menyatakan berada di lembaga pendidikan Muhammadiyah, para siswa telah melalui proses pembiasaan nilai positif yang telah diajarkan oleh guru di sekolah. Lulusan harus tetap berpegang teguh khususnya nilai-nilai agama, yang menentukan kesuksesan dan kemuliaan di masa mendatang.
"Tentu pesan kami selain meningkatkan kemampuan profesional sesuai bidangnya, tetap harus menjaga dan mengamalkan ajaran agama yang sudah diajarkan di sekolah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1. The Gunners akhiri penantian gelar selama 22 tahun.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.