Penataan Pantai Sepanjang Butuh Rp16 Miliar, Pemkab Ajukan Danais
Penataan Pantai Sepanjang Gunungkidul masih berlanjut. Pemkab membutuhkan sekitar Rp16 miliar untuk jalan, kios, trotoar, dan parkir.
Anak-anak dan remaja berlatih menari di Ndalem Suryowijayan, Jogja./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab bersama-sama dengan DPRD Gunungkidul sepakat untuk memperjuangkan pembangunan SMK jurusan seni di Bumi Handayani. Adapun lokasi yang dipilih berada di Kapanewon Paliyan.
Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti mengatakan, pihaknya mendukung pendirian sekolah seni di wilayah Gunungkidul. Pasalnya, dari sisi seni tradisi hingga budaya dapat tumbuh sumbur dan terus terpelihara hingga sekarang. “Peminat seni juga banyak,” kata Ery, Kamis (1/5/2025).
BACA JUGA: Dinas Sosial Gunungkidul Sebut Ada 63 Anak Mendaftar Sekolah Rakyat
Menurut dia, sekolah menengah untuk jurusan seni itu paling cocok didirikan di Kepanewon Paliyan. Wilayah ini menjadi lokasi yang pas karena belum ada SMA atau SMK yang berdiri.
Politikus Golkar ini mengungkapkan, ada beberapa lokasi yang cocok untuk dibangun gedung SMK seni di Paliyan. Adapun lokasinya seperti di Kalurahan Mulusan, Grogol dan Karangasem.
“Lokasi untuk membangun sekolah ini dibutuhkan lahan dengan luas lima sampai enam hektare. Saya kira di ketiga kalurahan masih mencukupi lahan yang dimiliki guna mewujudkan adanya sekolah tingkat menengah di Kapanewon Paliyan,” kata Ery.
Menurut dia, untuk penyediaan lahan masih dalam tahap pembahasan bersama. Ery optimistis, Pemkab Gunungkidul dapat membebaskan tanah guna mendukung pembangunan tersebut.
“Setelah pengadaan tanah selesai bisa dihibahkan. Nantinya, kalau terealisasi, jurusan sekolah tidak banyak-banyak, tapi benar-benar diminati sehingga pembelajaran bisa dioptimalkan,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mendukung penuh usulan pembangunan sekolah kejuruan seni di Kapanewon Paliyan. Usulan tersebut sudah disampaikan dan disambut dengan baik oleh Pemerintah DIY.
Sejumlah proses untuk pendirian sekolah tersebut mulai dilakukan. Salah satunya dengan kajian lokasi yang akan digunakan untuk pembangunannya.
“Masih proses dan mudah-mudahan bisa segera direalisasikan sekolah seni ini,” kata Endah.
Diharapkan dengan adanya sekolah ini dapat menjadi pusat pendidikan seni bagi warga Gunungkidul tanpa harus keluar daerah. Menurutnya, selain memiliki potensi yang sangat besar, banyak pelajar dari Gunungkidul yang menempuh pendidikan dan mengasah kemampuan seni mereka di SMKI dan SMSR di daerah lain.
“Seniman-seniman banyak berasal dari Gunungkidul. Darah seni pun juga menurun ke anak-anaknya. Untuk mengasahnya, banyak yang kemudian memilih sekolah seni,” kata Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penataan Pantai Sepanjang Gunungkidul masih berlanjut. Pemkab membutuhkan sekitar Rp16 miliar untuk jalan, kios, trotoar, dan parkir.
PKB Sleman menggelar santunan anak yatim dan doa Asyura pada Muharam sebagai wujud kepedulian sosial serta memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat.
Vivo X Fold 6 resmi rilis dengan kamera 200MP, baterai 7000 mAh, dan chip MediaTek. Ini spesifikasi lengkap dan harganya.
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 terasa hingga DIY. Warga Banguntapan Bantul berhamburan keluar rumah, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada.
eklarasi diikuti oleh Satgas Giant SMK Negeri 2 Depok bersama perwakilan Satgas Anti Narkoba dari sejumlah sekolah di DIY.