Kesbangpol Gunungkidul Targetkan Banpol Rp1,1 Miliar Cair Triwulan II
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Anak-anak dan remaja berlatih menari di Ndalem Suryowijayan, Jogja./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab bersama-sama dengan DPRD Gunungkidul sepakat untuk memperjuangkan pembangunan SMK jurusan seni di Bumi Handayani. Adapun lokasi yang dipilih berada di Kapanewon Paliyan.
Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti mengatakan, pihaknya mendukung pendirian sekolah seni di wilayah Gunungkidul. Pasalnya, dari sisi seni tradisi hingga budaya dapat tumbuh sumbur dan terus terpelihara hingga sekarang. “Peminat seni juga banyak,” kata Ery, Kamis (1/5/2025).
BACA JUGA: Dinas Sosial Gunungkidul Sebut Ada 63 Anak Mendaftar Sekolah Rakyat
Menurut dia, sekolah menengah untuk jurusan seni itu paling cocok didirikan di Kepanewon Paliyan. Wilayah ini menjadi lokasi yang pas karena belum ada SMA atau SMK yang berdiri.
Politikus Golkar ini mengungkapkan, ada beberapa lokasi yang cocok untuk dibangun gedung SMK seni di Paliyan. Adapun lokasinya seperti di Kalurahan Mulusan, Grogol dan Karangasem.
“Lokasi untuk membangun sekolah ini dibutuhkan lahan dengan luas lima sampai enam hektare. Saya kira di ketiga kalurahan masih mencukupi lahan yang dimiliki guna mewujudkan adanya sekolah tingkat menengah di Kapanewon Paliyan,” kata Ery.
Menurut dia, untuk penyediaan lahan masih dalam tahap pembahasan bersama. Ery optimistis, Pemkab Gunungkidul dapat membebaskan tanah guna mendukung pembangunan tersebut.
“Setelah pengadaan tanah selesai bisa dihibahkan. Nantinya, kalau terealisasi, jurusan sekolah tidak banyak-banyak, tapi benar-benar diminati sehingga pembelajaran bisa dioptimalkan,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mendukung penuh usulan pembangunan sekolah kejuruan seni di Kapanewon Paliyan. Usulan tersebut sudah disampaikan dan disambut dengan baik oleh Pemerintah DIY.
Sejumlah proses untuk pendirian sekolah tersebut mulai dilakukan. Salah satunya dengan kajian lokasi yang akan digunakan untuk pembangunannya.
“Masih proses dan mudah-mudahan bisa segera direalisasikan sekolah seni ini,” kata Endah.
Diharapkan dengan adanya sekolah ini dapat menjadi pusat pendidikan seni bagi warga Gunungkidul tanpa harus keluar daerah. Menurutnya, selain memiliki potensi yang sangat besar, banyak pelajar dari Gunungkidul yang menempuh pendidikan dan mengasah kemampuan seni mereka di SMKI dan SMSR di daerah lain.
“Seniman-seniman banyak berasal dari Gunungkidul. Darah seni pun juga menurun ke anak-anaknya. Untuk mengasahnya, banyak yang kemudian memilih sekolah seni,” kata Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Bermain game berlebihan dapat memicu gangguan tidur, mata lelah, hingga masalah kesehatan mental. Berikut 13 dampaknya.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.