KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
PPDB Online - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL–Daya tampung Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) negeri di Bantul masih terbatas. Siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Bantul tidak dapat sepenuhnya tertampung di SMA/K negeri.
“[Siswa] lulusan SMP/MTS di Bantul tidak dapat tertampung semua di SMA/K negeri,” ujar Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Bantul, Ismunardi pada Senin (10/6/2024).
Dia menuturkan hal itu lantaran daya tampung SMA/K negeri di Bantul masih terbatas. Dia menyampaikan ada 19 SMA negeri di Bantul. Dia menuturkan setiap SMA negeri membuka 4-9 rombongan belajar (rombel), dengan kapasitas paling banyak 36 siswa, sementara paling sedikit 20 siswa per rombel.
Dari jumlah tersebut, daya tampung SMA negeri Bantul ada 4.464 orang siswa. Jumlah tersebut terdiri dari daya tampung kelas reguler ada 4.356 orang siswa, dan SMA negeri untuk kelas khusus olahraga (KKO) ada 108 orang siswa.
Sementara menurut dia ada 13 SMK negeri di Bantul. Masing-masing sekolah membuka rombel 1-4 untuk setiap konsentrasi keahlian. Setiap rombongan belajar SMK negeri paling banyak terdiri dari 36 orang siswa, dan paling sedikit 15 orang siswa. Sehingga daya tampung untuk SMK negeri tersebut mencapai 4.440 orang siswa.
Baca Juga
Berbeda dengan Tahun Lalu, PPDB Bantul Tahun 2024 Dilakukan Berdasarkan Padukuhan
Ada Empat Jalur PPDB SMP di Bantul, Simak Ketentuannya!
PPDB DIY 2024: Dikpora DIY Imbau Calon Murid Cermat dan Proaktif
Dia menuturkan untuk PPDB SMA/K negeri akan dilakukan dengan jalur zonasi radius dengan daya tampung 5% dari daya tampung sekolah, zonasi reguler dengan daya tampung 50% dari daya tampung sekolah, afirmasi dengan daya tampung 20% dari daya tampung sekolah, jalur perpindahan tugas orang tua dengan daya tampung 5% dari daya tampung sekolah, kemudian jalur prestasi dengan daya tampung 20% dari daya tampung sekolah.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto menyampaikan tahun ini siswa SMP/sederajat yang lulus mencapai 10.985 orang. Dia pun mengakui daya tampung SMA/K negeri di Bantul tidak dapat mencapai seluruh lulusan SMP/sederajat tersebut.
“Semuanya [lulusan SMP/sederajat] tidak dapat tertampung di SMA/K negeri, jumlahnya [daya tampung] SMA/K negeri terbatas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.