OpenAI Dots Resmi Meluncur, Agen AI yang Bisa Kerja Mandiri
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Bawaslu Bantul optimistis kebutuhan pengawas kalurahan untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul 2024 terpenuhi sesuai kebutuhan.
Koordinator divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Bantul, Sri Hartati mengungkapkan sampai dengan hari hari ketiga pendaftaran sudah ada pendaftar sebanyak 63 orang. "Pendaftar ini sudah melengkapi persyaratan yang diminta dan dinyatakan lengkap, selanjutnya akan dilakukan verifikasi administrasi terkait dengan keabsahan dokumen persyaratan dari para calon pengawas kalurahan tersebut," kata Sri dalam keterangan resmi, Senin (20/5/2024).
Lebih lanjut dijelaskannya, masih ada beberapa kalurahan yang masih belum ada pendaftarnya antara lain kalurahan Sidomulyo dan Sumbermulyo di Bambanglipro, Kalurahan Jambidan dan Tamanan di Banguntapan, Kalurahan Bantul, Palbapang dan Sabdodadi di Bantul, Kalurahan Girirejo, Imogiri dan Karangtalun di Imogiri, serta kaluarahan bangunharjo dan panggungharjo di Sewon.
Pihaknya berharap para pendaftar dapat mengoptimalkan pendaftaran di hari terakhir pada 21 Mei 2024. "Bawaslu Bantul akan melakukan pelayanan pendaftaran di hari terakhir sampai dengan pukul 17.00 WIB," ujar dia.
BACA JUGA: Delapan Orang Daftar Pilkada Lewat Partai DPC Gerindra Gunungkidul, Ini Daftarnya
Sementara itu Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho menyampaikan jumlah minimal pendaftar untuk pengawas kalurahan adalah 150 orang, dengan rincian masing-masing kalurahan minimal ada 2 kali kebutuhan dari total 75 kebutuhan pengawas kalurahan. "Selain itu di masing-masing kalurahan juga harus ada pendaftar dari unsur perempuan," katanya.
Didik menambahkan pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait dengan pendaftaran pengawas kalurahan melalui pengumuman di masing-masing kantor kalurahan, media online serta melalui podcast bekerja sama dengan Diskominfo Bantul. Pengawas kalurahan ini akan mulai bertugas pada Juni dan akan langsung melakukan pengawasan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh KPU Bantul. "Selama ketugasannya berlangsung pengawas kalurahan akan mendapatkan honor setiap bulan sebesar Rp1,1 Juta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Irjen Imipas Rudi Setiawan mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang di Lapas Kelas IIA Cibinong yang masih didalami.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.