Advertisement
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Warga Diajari Berbisnis dari Rumah
Bedah buku di Balai Serbaguna Karangbendo, Banguntapan, Bantul, Selasa (21/5/2024) siang. - Jumali
Advertisement
BANTUL—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku di Balai Serbaguna Karangbendo, Banguntapan, Bantul, Selasa (21/5/2204) siang.
Buku yang dibedah kali ini berjudul 88 Peluang Bisnis Rumahan Aneka Peluang Usaha yang Bisa Dikerjakan di Rumah karya Maylanny Christin.
Advertisement
Buku setebal 164 halaman tersebut membahas kiat memulai bisnis sampingan yang bisa dilakukan di luar jam kantor. Selain itu, buku terbitan Medpress tersebut juga membahas cara mempromosikan usaha sampingan tersebut.
Acara bedah buku tidak hanya dihadiri oleh warga sekitar, tetapi juga anggota DPRD DIY Purwanto. Purwanto mengatakan bedah buku yang digelar kali ini tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi dan budaya membaca di kalangan masyarakat. Akan tetapi, membuka pikiran masyarakat mengenai peluang bisnis rumahan yang bisa dikerjakan di luar jam kantor dan dilakukan di rumah. "Bedah buku ini sebagai sarana memberikan ilmu, selain juga menambah wawasan terkait dengan menambah penghasilan keluarga," katanya, Selasa.
Purwanto berharap pandangan masyarakat akan terbuka dan mereka bisa membuka usaha sampingan dengan modal sedikit setelah mengikuti bedah buku. "Biar masyarakat bisa amalkan dan laksanakan. Ini kan modal dasar, nanti berkembang, masyarakat mau minta apa? Nanti pemerintah akan fasilitasi," ucap Purwanto.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sistem Kearsipan DPAD DIY, Wardoyo mengungkapkan bedah buku kali ini adalah kegiatan rutin yang melibatkan DPAD dan DPRD DIY. Selain meningkatkan literasi dan minat baca, bedah buku juga dilakukan untuk menambah wawasan warga yang punya potensi untuk dikembangkan.
"Lewat kegiatan ini, kami bisa belajar bersama dan nantinya masyarakat bisa mempraktikkan apa yang disampaikan di acara ini. Selain itu, masyarakat bisa meningkatkan potensi diri tentang peluang bisnis," jelasnya.
BACA JUGA: Gelar Bedah Buku, DPAD DIY Terus Tingkatkan Minat Baca Masyarakat
Penelaah buku, Wahyu Wibowo mengungkapkan buku karya Maylanny Christin tidak hanya akan menambah literasi masyarakat, tetapi juga menambah pengetahuan mengenai peluang bisnis yang bisa dikembangkan di lingkungan sekitar. Buku karya Maylany Christin ini menampilkan 88 jenis usaha yang bisa ditiru dan dikembangkan oleh masyarakat, guna dioptimalkan untuk bisnis sampingan.
"Peluang bisnis yang disajikan di sini adalah peluang yang tidak banyak memerlukan waktu mengurusi langsung. Selain itu, juga ada peluang bisnis dengan memanfaatkan aset yang menganggur, peluang usaha dalam bentuk yang simpel, dan peluang bisnis dengan modal yang terbatas," katanya.
Adapun, sumber pendapatan tambahan, kata dia, ada beberapa yang bisa diterapkan oleh masyarakat. Masyarakat bisa memanfaatkan pendapatan pasif, seperti mendepositokan uang hingga menyewakan rumah atau indekos. Selain itu, masyarakat juga bisa menjual keahlian khusus mereka. "Ada juga memanfaatkan jaringan relasi, berbisnis sambil menjalankan hobi dan memanfaatkan aset yang menganggur," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement






