Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Ilustrasi./JIBI-Solopos.com
Harianjogja.com, SLEMAN–Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sleman mengaku prihatin atas berhentinya operasional ADITV per 1 Juni 2024. Selain itu, PWI juga menyatakan simpatinya atas nasib wartawan dan karyawan di dalamnya.
Ketua PWI Sleman Wisnu Wardhana mengatakan keputusan tersebut tentu membawa dampak yang signifikan, terutama bagi para karyawan dan wartawan yang selama ini telah berdedikasi dalam menjalankan tugas jurnalistik dan menginformasikannya kepada masyarakat.
BACA JUGA: Kalahkan India, Daya Saing Digital Indonesia Naik 6 Peringkat
"Penghentian operasional ADITV merupakan kehilangan besar bagi dunia media di Yogyakarta, khususnya bagi masyarakat yang telah setia mengikuti program-program yang disajikan ADITV," katanya, Sabtu (1/6/2024).
Menurut Wisnu, ADITV telah menjadi salah satu sumber informasi yang kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sleman. "Berhentinya stasiun televisi ini tentunya meninggalkan kekosongan yang akan dirasakan oleh banyak pihak," ujar wartawan Harian Jogja ini.
Wisnu mengapresiasi ADITV yang sudah menjalankan fungsi jurnalistik dan fungsi sebaga lembaga penyiaran dengan baik. PWI Sleman juga menyampaikan simpati yang mendalam kepada seluruh karyawan ADITV, terutama para wartawan yang harus berhenti bekerja akibat keputusan ini.
"Kami sangat memahami betapa sulitnya situasi ini bagi rekan-rekan wartawan. Kami berharap agar mereka tetap tabah dan terus semangat dalam menghadapi tantangan ini. PWI Kabupaten Sleman siap memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan," tambahnya.
Dalam situasi yang penuh tantangan ini, PWI Kabupaten Sleman berharap agar seluruh pihak, termasuk perusahaan media lainnya, dapat memberikan kesempatan kepada para mantan karyawan ADITV untuk terus berkarya di bidang jurnalistik.
BACA JUGA: Disertai Dentuman Keras, Gunung Ibu Kembali Erupsi, Kolong Abu Vulkanik Setinggi 5 Km
"Kami mengajak semua stakeholder di industri media untuk bersama-sama mencari solusi terbaik bagi rekan-rekan yang terdampak, agar mereka dapat segera bangkit dan melanjutkan karier mereka," tegas Ketua PWI Sleman ini.
PWI Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak wartawan dan meningkatkan profesionalisme di bidang jurnalistik. "Kami berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan dan industri media dapat terus berkembang dengan baik, memberikan informasi yang berkualitas bagi masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.
BNPB mengintensifkan OMC untuk memicu hujan guna membantu pemadaman karhutla Kalimantan dan menyiagakan 30 helikopter.
Pemerintah membagi penanganan karhutla per wilayah dan memprioritaskan enam provinsi, dengan pengerahan 12.880 personel.
Regrouping SDN Hargomulyo dengan SDN Banjaran dibatalkan Disdikpora Kulonprogo setelah mendapat penolakan warga karena lokasi sekolah lebih jauh.
Single parent di Kulonprogo berpenghasilan rata-rata Rp50.000 sehari, tetapi masuk Desil 9 dan khawatir KIP-K serta BPJS PBI dicabut.