Mantan Mendag RI Muhammad Lutfi Duga GIC dan Temasek Tekan MSCI, Ini Faktanya
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
Lampu lali lintas./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul memastikan tidak akan memasang alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) atau lampu bangjo di perempatan Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.
Kendala dan pertimbangan teknis membuat Dishub memutuskan untuk tidak memasang lampu bangjo di perempatan yang kerap terjadi kecelakaan tersebut.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul Sri Harsono mengungkapkan, telah bersama petugas dari Polsek Kasihan, perangkat kalurahan Ngestiharjo, dan dukuh setempat mengadakan survei di perempatan Sonosewu, Ngestiharjo, pada Selasa (4/6/2024) siang.
Survei itu dilakukan untuk menindaklanjuti aduan masyarakat karena pada beberapa hari terakhir sering terjadi kecelakaan di Simpang Empat Sonosewu.
"Hasilnya, tidak dipasang lampu Bangjo. Sebab, jika kami pasang lampu tersebut, maka jaraknya terlalu dekat dengan APILL simpang PGRI Ngestiharjo. Takutnya jika kami paksakan, maka nanti ekornya akan ketemu," kata Sri, Rabu (5/6/2024).
Selain itu, ada hal teknis yang membuat Dishub Bantul tidak memasang lampu bangjo di perempatan Sonosewu. Menurut Sri, jika di perempatan itu dipasang lampu bangjo, maka arus dari barat ke kiri akan makin rawan kecelakaan.
"Sebab, jalan dari utara, tepatnya sebelah barat itu ada saluran. Dan, saat ini kondisinya ada yang ambrol. Takutnya nantinya ambrolnya itu makin melebar dan banyak yang masuk ke saluran tersebut," jelas Sri.
BACA JUGA : Gambaran Tol Jogja Solo: Tak Ada Lampu Merah di Ring Road Utara
Atas dasar pertimbangan tersebut, Sri mengaku pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan rekayasa agar bisa meminimalisasi terjadinya kecelakaan di perempatan tersebut. Dishub akan memasang rambu penanda persimpangan. Selain itu, ada juga rambu prioritas sebagai penanda agar pengguna jalan sebelum masuk perempatan Sonosewu berhenti sejenak.
"Kami juga akan pasang speed bump di empat arah. Kami harapkan dengan pemasangan speed hump ini bisa untuk membatasi kecepatan para pengguna jalan, sekaligus mencegah adanya peristiwa kecelakaan di perempatan tersebut," terang Sri.
Sementara terkait dengan penambahan bangjo, Sri mengaku tahun ini belum ada rencana dari Dishub Bantul. Hanya saja, pada 2024, ada dua titik bangjo yang mendapatkan peremajaan dari Kementrian Perhubungan. Kedua titik tersebut adalah perempatan kasongan dan pertigaan bakulan.
"Ada juga pemasangan warning lamp di depan Pasar Angkruksari. Kami juga baru saja melakukan konversi APILL tenaga surya untuk perempatan Gose, perempatan Pegadaian, perempatan Jetak dan perempatan Ringinharjo," ucap Sri.
BACA JUGA : Kaget, Pengendara Sepeda Motor Tabrak Mobil di Jalan Jogja-Wonosari
Terpisah, salah satu warga Ngestiharjo, Ambar, 46, berharap agar perempatan Sonosewu tersebut dipasang lampu bangjo. Sebab, selama ini sering terjadi kecelakaan karena tidak adanya tanpa rambu lalu lintas di tempar tersebut.
"Tapi, kalau dirasa susah. Kami selaku pengguna jalan berharap disana ada rambu, atau dibuatkan bundaran, bisa juga dipasang polisi tidur sebelum perempatan. Karena memang di perempatan itu rawan kecelakaan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
Malaysia membatasi akun media sosial anak di bawah 16 tahun dan menyiapkan denda hingga Rp44,97 miliar bagi platform yang melanggar aturan.
Harga emas Pegadaian 21 Oktober 2026: Antam 1 gram Rp2.603.000, UBS Rp2.534.000, dan Galeri 24 Rp2.510.000. Cek harga buyback.
Realisasi KPR subsidi FLPP mencapai 184.342 unit hingga 19 Oktober 2026. BP Tapera mempercepat pembiayaan demi mengejar target 350.000 unit.
IHSG menguat 5,65% ke 5.278,89. Simak proyeksi BI Rate, level support-resistance, serta rekomendasi saham ANTM, ACES, BBNI, dan BUVA.
Kemenko PMK membahas solusi operasional KKMP di Kota Jogja yang terkendala lahan. Sebagian besar dari 45 koperasi telah beroperasi.