Advertisement
PPDB Jalur Prestasi di Sekolah Pinggiran Sleman Kurang Diminati
Foto ilustrasi siswa SMA / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024-2025 tingkat pendidikan menengah atau SMA sederajat telah ditutup Kamis (27/6/2024). Adapun hasilnya, penerimaan lewat jalur prestasi di sekolah pinggiran Sleman kurang diminati.
Tim PPDB SMA Negeri 1 Prambanan, Sleman, Mega Laksita mengatakan, secara umum pelaksanaan PPBD di sekolahnya berjalan dengan lancar. Berdasarkan pemantauan hingga Kamis siang sekitar pukul 13.30 WIB, kuota sebanyak 252 siswa baru telah terpenuhi.
Advertisement
“Yang jelas kuota telah terpenuhi, tapi siswa baru yang diterima masih bisa berubah karena pendaftaran ditutup pukul 16.00 WIB. Jadi, masih ada peluang perubahan,” katanya,
Dia menjelaskan, untuk penerimaan siswa baru ada beberapa jalur mulai dari radius, afirmasi, perpindahan orang tua, prestasi hingga zonasi reguler. Untuk jalur prestasi, pihaknya menyediakan sebanyak 50 kursi bagi siswa baru.
Kendati demikian, peminatnya tidak banyak karena hingga Kamis siang baru ada empat anak yang mendaftar. “Tidak banyak memang karena baru empat orang,” katanya.
Menurut Mega, meski kuota masih banyak, tapi tidak sembarangan calon siswa bisa mendaftar melalui jalur ini. Pasalnya, untuk bisa masuk lewat jalur ini harus memenuhi persyaratan minimal nilai 300. Di bawah nilai tersebut, maka calon siswa tidak bisa mendaftar lewat jalur prestasi.
BACA JUGA: PPDB SMA, Ini Daftar Nilai Terendah dan Tertinggi di Jogja
“Ya kemungkinan batas minimal nilai 300 yang menjadi kendala siswa tidak mau mendaftar lewat jalur prestasi,” katanya.
Meski kuota lewat jalur prestasi masih banyak, namun Mega tidak khawatir. Pasalnya, jika sampai penutupan tidak terpenuhi, maka kuota akan dialihkan untuk zonasi reguler. “Kalau tidak ada lagi yang mendaftar lewat jalur prestasi, maka kuotanya akan dialihkan ke zonasi reguler,” katanya.
Mega menambahkan, dari 252 yang akan diterima berasal dari kuota afirmasi sebanyak 50 anak. Sedangkan untuk jalur prestasi empat anak, zonasi radius saru anak dan zonasi reguler 197 anak. “Ini data sementara. Kepastian, masih menunggu PPDB ditutup jam empat sore,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








