Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Tangkapan layar lokasi insiden kericuhan yang diduga antar pelajar di sebelah timur komplek Balai Kota Jogja, Kamis (18/7/2024) ist/x/merapi_uncover
Harianjogja.com, JOGJA–Insiden kericuhan diduga antar anak sekolah kembali pecah di Jogja tepatnya di sisi timur komplek Balai Kota Jogja, Kamis (18/7/2024) siang. Puluhan remaja yang belum diketahui asal sekolahnya terlibat aksi saling serang di lokasi tersebut.
Video insiden itu pun sempat dibagikan di sosial media dan menjadi viral. Dalam rekaman berdurasi 12 detik tersebut terlihat puluhan murid sekolah saling serang dengan melemparkan batu dan mengibaskan gesper.
BACA JUGA: Polresta Solo Ringkus Belasan Anggota Perguruan Silat, Diduga Akan Tawuran
Susi, 40, pedagang angkringan di sekitar lokasi mengatakan, kejadian itu berlangsung pada pukul 13.00 WIB. Warungnya memang sering jadi tempat tongkrongan anak-anak pelajar selepas pulang sekolah. Namun dia mengaku tidak tahu persis duduk persoalan masalah itu.
"Awalnya saya tidak tahu ya, lagi jualan tiba-tiba dari selatan ada kelompok melempari yang lagi duduk di sini sama gesper diputar-putar akhirnya anak-anak sini balas," katanya.
Menurut Susi, kelompok penyerang yang datang dari arah selatan tersebut jumlahnya puluhan. Mereka tidak hanya mengenakan seragam sekolah tapi juga memakai baju bebas. Setelah sampai di lokasi kericuhan, mereka langsung melempari angkringan dengan batu dan botol.
"Saya pun sudah bilang jangan di sini ricuhnya malah saya dimaki dan dilempar pakai botol, untung saya hindari kalau tidak ya kena," ujarnya.
BACA JUGA: 10 Remaja Ditangkap saat sedang Tawuran Membawa Senjata Tajam di Kemanggisan
Insiden tawuran itu, kata dia hanya berlangsung sekitar 15 menit. Sat Pol PP yang tengah bertugas di komplek Balai Kota Jogja langsung membubarkan kelompok penyerang. Sementara satpam di sekitar lokasi membubarkan kelompok yang sebelumnya nongkrong di angkringan
"Mereka datangnya dari selatan dan kabur ke arah barat setelah dihalau satpam dan Sat Pol PP Balai Kota," pungkasnya.
Sementara Polresta Jogja saat dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan soal adanya kericuhan tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi di lapangan atas kejadian itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.