Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Polisi menindak pelanggaran lalu lintas di sejumlah lokasi, Senin (22/7/2024)/istimewa Polda DIY
Harianjogja.com, BANTUL—Operasi Patuh Progo 2024 yang digelar mulai 15-28 April 2024, telah berakhir. Sepanjang lebih dari dua pekan digelar, ribuan pelanggar lalu lintas terkena tilang.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan selain melakukan tilang, petugas juga memberikan penindakan berupa teguran. “Untuk tindakan tilang, ada sebanyak 2.559 pelanggar. Kemudian, untuk teguran simpatik terhadap pelanggar mencapai 919 teguran,” ujarnya, Senin (29/7/2024).
Selama Operasi Patuh Progo 2024 ini, kata Jeffry, pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua.
Lebih detail, Jeffry menjelaskan untuk mayoritas pelanggaran yang ditemukan adalah kendaraan yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai spektek sebanyak 669 pelanggar, melanggar lampu lalu lintas sebanyak 599 pelanggar, tidak menggunakan helm SNI sebanyak 576 pelanggar dan berkendara dibawah umur sebanyak 306 pelanggar.
Kemudian untuk jenis pelanggaran kendaraan roda empat yang paling banyak, yakni sabuk pengaman sebanyak 37 pelanggar dan melebihi muatan sebanyak 19 pelanggar.
Jeffry mengungkapkan, usia pengendara yang melakukan pelanggaran paling banyak usia 26-30 tahun. “Pekerjaannya pun bervariatif, mulai dari unsur pelajar, karyawan swasta hingga ASN,” jelas Jeffry.
BACA JUGA: Hari Pertama Operasi Patuh Progo 2024 di Bantul, Ratusan Pengendara Ditilang
Selama masa pelaksanaan operasi, lanjut Jeffry, terjadi sebanyak 79 kecelakaan lalu lintas. “Dari jumlah laka tersebut, terdapat 1 korban meninggal dunia dan luka ringan sebanyak 90 orang, serta menyebabkan kerugian materi mencapai Rp24.140.000,” terangnya.
Faktor penyebab kecelakaan, lanjut Jeffry, antara lain mendahului/berbelok/berpindah jalur, tidak menjaga jarak dan tidak mengutamakan pejalan kaki.
Oleh karena itu meski Operasi Patuh Progo 2024 telah berakhir, Polres Bantul akan tetap mengintensifkan patroli. Untuk menegakkan aturan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Selalu patuhi rambu-rambu, gunakan helm, dan jangan gunakan knalpot tidak standar [brong]. Dan perlu diingat, awal mula kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun, dengan defisit dipersempit menjadi 2,4% terhadap PDB.
Gempa M7,7 mengguncang Flores dan terasa kuat di Sikka. Bupati Sikka meminta warga tenang serta waspada terhadap potensi tsunami.