Advertisement
Pemerti Code Libatkan Mahasiswa Internasional
Mahasiswa UAD dan peserta SIYLEP mengikuti Pemerti Code di Ruang Terbuka Hijau Taman Robin Jetis Pasiraman, Cokrokusuman, Sabtu (27/7/2024). - ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Hari Sungai Nasional 2024 diperingati di Kali Code pada Sabtu (27/7/2024) dengan kegiatan Pemerti Code. Bertempat di Ruang Terbuka Hijau Taman Robin Jetis Pasiraman, Cokrokusuman, kegiatan ini melibatkan sejumlah mahasiswa termasuk dari luar negeri.
Mahasiswa yang terlibat yakni dari Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) yang terdiri dari mahasiswa Singapura, Korea dan Jepang serta Fakultas Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
Advertisement
Ketua Gerakan Cinta Code, Harris Syarif Usman, menuturkan kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan krisis ekologi serta menciptakan lingkungan hidup yang lebih lestari, menumbuhkan partisipasi generasi muda dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
BACA JUGA: Hasil Penelitian, Kali Code Jogja Tercemar Logam Berat dan Limbah Antibiotik
“Kami ingin mendorong keterlibatan anak muda dalam pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan serta bersama sama secara kolektif merawat bumi,” ujarnya kepada Harian Jogja, Selasa (30/7/2024).
Kegiatan Pemerti Code meliputi talk show terkait mitigasi bencana dan konservasi, workshop membuat kerajinan dari sampah, Amazing Race dan Learning Journey jelajah susur kali Code dengan diskusi di lima pos dari Jetisharjo sampai Titik 0 kilometer.
“Lima pos tersebut meliputi pemanasan global dan perubahan iklim, pengelolaan sampah dan limbah, pola hidup sehat dan ramah lingkungan, ekosida dan kerusakan lingkungan serta aktivitas gerakan lingkungan dan sirkulari hijau,” katanya.
Dalam Pemerti Code ini juga dilakukan bakti lingkungan dan bersih sampah di sepanjang bantaran kali Code, pembagian bibit sayur untuk warga code, penanaman pohon dan tebar bibit ikan serta pembagian tanaman buah dan perindang di Titik 0 kilometer.
Di Bantaran kali Code khususnya di wilayah Cokrodiningratan, sejak 2015 silam sudah dimanfaatkan warga sebagai kampung wisata edukatif dengan kegiatan utama Sekolah Sungai. Mahasiswa dari berbagai daerah dan berbagai negara sudah datang langsung untuk mengikuti Sekolah Sungai.
Untuk mendukung hal tersebut, maka warga pun berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan kali Code. Keberadaan Sekolah Sungai turut memberdayakan warga dan memberi dampak positif pada perekonomian warga di sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








