Pengguna AS Kini Lebih Puas Pakai Samsung daripada iPhone
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Launching gerakan ayo Nyawiji Ngawasi di lapangan parkir timur Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (4/8/2024) pagi/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul menggelar launching gerakan ayo Nyawiji Ngawasi di lapangan parkir timur Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (4/8/2024) pagi.
Gerakan ini diharapkan menyatukan berbagai komponen masyakat di Bantul untuk turut terlibat aktif dalam pengawasan secara partisipatif Pilkada.
BACA JUGA : Pilkada Bantul: Golkar Masih Tunggu Surat Rekomendasi
Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho mengungkapkan, ada berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam gerakan ayo Nyawiji Ngawasi. Selain, relawan pengawas partisipatif, relawan desa APU, pimpinan keagamaan,pemilih pemula, pemilih disabilitas dan perempuan, serta media ambil bagian dalam gerakan untuk melakukan pengawasan Pilkada.
"Dengan gerakan ini kami mengajak masyarakat bersatu padu menggalakkan pengawasan Pilkada," katanya disela-sela launching gerakan ayo Nyawiji Ngawasi.
Selain itu, Didik juga menambahkan dengan gerakan ini, maka potensi adanya politik uang pada Pilkada 2024 bisa ditekan. Sebab, diakuinya, berdasarkan pemetaan yang dilakukan Bawaslu Bantul, ada kerawanan terkait dengan politik uang yang mungkin terjadi pada Pilkada mendatang.
"Nah ini bisa menekan potensi adanya politik uang, politisasi SARA dan hoaks," lanjutnya.
Kerawanan Pilkada
Pada kesempatan yang sama, Didik mengungkapkan jika pada Pilkada mendatang,ada tiga kerawanan dan harus diantisipasi. Kerawanan pertama adalah gesekan antarpendukung, kedua adalah politik uang.
"Yang ketiga adalah netralitas ASN dan perangkat kalurahan," ucap Didik.
Terkait dengan antisipasi kemungkinan kotak kosong dan sengketa antara pasangan calon dan sengketa partai politik, Didik menyebut, pihakya dalam waktu dekat akan mengumpulkan partai politik untuk memberikan penjelasan dan sosialisasi terkait sengketa tersebut.
"Harapan kami proses demokrasi ini nantinya berjalan dengan baik," ucap Didik.
BACA JUGA : Proses Coklit Pilkada Bantul, Bawaslu Sampaikan Ratusan Saran Perbaikan
Kepala Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bantul, Dewi Nurhasanah mengungkapkan potensi konflik antar pendukung calon kepala daerah telah diantisipasi dengan memberikan edukasi politik berbasis komunitas.
Begitu juga dengan potensi politik uang, Bawaslu telah mengantisipasinya dengan sosialisasi potensi pelanggaran dan bahaya politik uang.
"Kami juga kuatkan kapasitas pengawas Pilkada sebagai antisipasi kemungkinan adanya PSU (Pemungutan Suara Ulang)," katanya.
Terkait potensi pelanggaran netralitas ASN, Dewi menyatakan Bawalu telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Bantul untuk mengantisipasi potensi kerawanan tersebut. Selain itu, Bawaslu juga telah mengirimkan surat imbauan terkait dengan netralitas ASN pada Pilkada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
SIM Indonesia kini diakui di 8 negara ASEAN mulai 2025. Simak daftar negara dan aturan penting sebelum berkendara di luar negeri.
Fitur split-screen Android ternyata bisa meningkatkan produktivitas. Simak 11 cara memanfaatkan layar belah agar multitasking lebih praktis.
Indonesia mengirim delapan wakil ke Singapore Open 2026 untuk mengakhiri puasa gelar yang berlangsung sejak 2023.
Dinkes Gunungkidul menemukan 205 kasus baru TBC melalui program ACF TB yang melibatkan 30 puskesmas sejak April 2026.
Liverpool resmi mengamankan wonderkid Kolombia Samuel Martinez yang dijuluki The Next Kaka setelah mengalahkan Madrid dan Chelsea.