Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri akan mengumumkan bakal calon kepala daerah (cakada) gelombang kedua, di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2024) pukul 13.00 WIB.
Dari 169 bakal cakada yang akan diumumkan tersebut, kemungkinan ada cakada untuk Pilkada Bantul yang ikut diumumkan.
BACA JUGA: Sempat Diskors 30 Menit, Rapat Paripurna Pengesahan UU Pilkada Dibatalkan
Sekretaris DPD PDIP DIY GM Totok Hedi Santoso mengatakan, saat ini bakal cakada dari empat kabupaten dan satu kota di DIY telah diajukan ke DPP PDIP. Untuk siapa saja nanti yang akan direkomendasikan, Totok menyatakan menjadi kewenangan dari DPP PDIP.
"Dan untuk Bantul [pasangan baka cakada] sepertinya saat ini sudah ada di Jakarta," kata Totok, Kamis (22/8/2024).
Hanya saja, Totok sampai saat ini masih enggan mengungkapkan siapa cakada untuk Pilkada Bantul. "Ya, nanti kita lihat saja, saat pengumuman," imbuh Totok.
Sementara informasi yang didapatkan Harian Jogja, saat ini Ketua DPC PDIP Bantul Joko Purnomo, Sekretaris DPC PDIP Bantul Hanung Raharjo dan Ketua Bappilu DPC PDIP Bantul saat ini telah ada di Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.