Menara Telekomunikasi di Bantul Tembus 300, Minat Investor Menurun
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
Pemain PSIM Jogja merayakan gol yang dicetak Moammar Khadafi (depan, kanan) ke gawang Deltras Sidoarjo dalam laga uji coba sekaligus acara peluncuran tim PSIM musim 2024/2025 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Sabtu (24/8/2024). PSIM menang 2-0 dalam laga uji coba itu. - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja direncanakan bakal menantang tim promosi Adhyaksa FC pada laga perdana Liga 2 pada 15 September mendatang di Stadion Mandala Krida. Ini diketahui dari draft jadwal pertandingan Liga 2 2024/2025 yang dikeluarkan oleh PT. LIB selaku operator liga.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mengatakan, kekuatan setiap tim dalam grup tengah kurang lebih sama. Menurutnya, apapun situasinya kekuatan calon tim lawan di fase grup Liga 2 harus dihadapi dengan persiapan yang matang.
BACA JUGA: Laga Uji Coba, PSIM Jogja Petik Kemenangan Melawan Deltras FC
"Saya pikir sebelum kompetisi semua kekuatan tim sama. Walaupun ada beberapa tim yang memang sudah persiapan dari awal. Hal itu perlu diantisipasi. Beberapa tim di akhir juga merekrut pemain yang sudah berpengalaman," katanya, Kamis (29/8/2024).
Saat ini, sejumlah fokus utama menjadi perhatian tim, mulai dari laga kandang pertama, padatnya jadwal di bulan Oktober, serta pekerjaan rumah mendaftarkan para pemain.
Laga kandang pertama, kata Seto bisa jadi sebuah keuntungan ataupun kerugian. “Harapannya, dengan penampilan pertama di kandang memberikan motivasi tersendiri bagi pemain, bukan jadi drop. Kadang memang pada penampilan pertama dengan situasi suporter yang luar biasa, itu menjadi tekanan tersendiri,” ujar Seto.
Hal tersebut sudah diantisipasi sejak awal oleh tim dan manajemen dengan melaksanakan dua laga uji coba terbuka di kandang, yakni melawan PSPS Pekanbaru (18/8/2024) dan Deltras FC (24/8/2024). Dengan hal tersebut, Seto berharap kondisi pemain sudah cair secara mental bermain.
Selain laga kandang pertama, PSIM Jogja juga harus menghadapi padatnya jadwal tanding di bulan Oktober mendatang. Tercatat, Laskar Mataram akan melakoni lima laga, tiga kandang dan lima tandang.
Dengan jarak waktu yang singkat antarlaga, kondisi ini bisa menjadi peluang cidera para pemain. Menurut Seto, hal tersebut dapat diantisipasi dengan beberapa hal. “Untuk meminimalisir cidera, satu dengan kedalaman tim. Yang kedua, harapannya persiapan divisinya sudah baik. Jadi, siapapun nanti yang bermain, ada rotasi,” ungkapnya.
Seto mengaku belum tahu apakah semua pemain akan didaftarkan untuk Liga 2. Menurutnya, hal ini perlu dikoordinasikan lebih matang dengan manajemen tim.
“Kemungkinan, iya didaftarkan semua. Namun pemain yang kami pilih akhirnya siapa saja ini masih digodok dan ini menjadi PR tersendiri buat tim pelatih,” pungkas Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.