Jumlah Warga Lansia Kota Jogja 16%, Aktivitas dan Kesehatan Jadi Perhatian
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Pasar Niten./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul berencana mengembangkan Pasar Niten untuk wisata malam hari.
Kepala Bidang Perdagangan, Zona Paramitha menyampaikan saat ini Pasar Niten masih dimanfaatkan masyarakat untuk pasar pagi. Meski begitu, menurut Zona, di sisi barat Pasar Niten masih memiliki potensi untuk dikembangkan.
Menurut Zona, di sisi barat Pasar Niten akan difungsikan untuk pedagang kuliner, tanaman dan ikan hias. Namun, sisi barat Pasar Niten akan beroperasi pada malam hari.
Dia menuturkan saat ini sisi barat Pasar Niten sudah mulai beroperasi pada malam hari. Namun hanya sebatas penjualan barang klitikan. Selain itu, ada pula kopi keliling disana. Menurut Zona animo masyarakat cukup tinggi. Disana ada puluhan masyarakat yang berkunjung setiap hari.
“Kita akan menata food court. Pasar Niten akan melayani di siang hari, di klitikan [sisi barat] Pasar Niten pada malam hari,” ujarnya.
Kemudian, Pasar Niten juga akan dikembangkan untuk lokasi penyelenggaraan beberapa lomba, antara lain lomba burung berkicau. Dengan begitu, menurutnya, akan menarik minat masyarakat untuk singgah di Pasar Niten.
BACA JUGA: Tak Cuma Barang Klithikan, Pasar Niten Bakal Dijadikan Pusat Kuliner dan Kafe Kekinian
“Pasar itu menyesuaikan selera sekarang. Kalau kita tidak ada inovasi seperti itu, pasar akan sulit berkembang,” ujarnya.
Sementara, menurut Zona, pihaknya tengah mendata kios di sisi barat Pasar Niten yang masih kosong. Dari pendataan ada sekitar 17 kios pasar yang kosong.
“Pasar rakyat akan kita fungsikan untuk jualan lagi [kios yang kosong],” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya pun berupaya mengidentifikasi beberapa kios yang kosong. Dia pun berupaya menghubungi pengguna kios tersebut. Apabila dalam waktu 90 hari kios tersebut tutup, maka DKUKMPP Bantul akan mencarikan pedagang lain untuk mengisi kios tersebut.
Dengan pengembangan Pasar Niten tersebut, dia berharap dapat meningkatkan omzet pasar rakyat di Bantul.
Sementara Lurah Pasar Niten, Nur Wijaya mengapresiasi rencana tersebut. Dia berharap rencana tersebut akan mampu menghidupkan Pasar Niten malam hari.
"Itu dalam wacana. Kita yang bertugas di lapangan untuk membuat kuliner malam," katanya. (Stefani Yulindriani)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
KTM menolak aturan satu motor MotoGP dan memilih mendukung cost cap sebagai opsi menekan biaya tanpa mengurangi aksi balap.
Sebanyak 1.001 pembatik akan membatik bersama di Malioboro pada 3 Oktober 2026. Jalan ditutup pukul 06.00-09.00 WIB.
Nissan menilai produsen Tiongkok menjadi tantangan berat dan menyiapkan strategi biaya menghadapi potensi produksi mobil China di Meksiko.
Jadwal Asian Games 2026 30 September menghadirkan panjat tebing, gulat, tenis, sepak takraw, esports, hingga balap sepeda Indonesia.
Vilmei berencana resign sebagai content creator dan bekerja dari nol untuk mengumpulkan Rp100 juta pertama setelah kasus uang Rp1,2 miliar.